PUPR Ungkap Alasan Paving Block di Taman Samarendah Dilapis Aspal

BusamID
Proses pengaspalan jalan di jalur Taman Samarendah. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Proyek pengaspalan di Taman Samarendah yang saat ini sedang dikerjakan Pemkot Samarinda melalui DPUPR, memancing perhatian publik dengan sejumlah argumen awam.

Satu di antaranya adalah pendapat yang meragukan ketahanan jalan dengan dasar paving block meskipun dilapisi aspal.

Hal ini terungkap dari komentar netizen yang khawatir jalan di jalur Taman Samarendah akan bertahan dalam hitungan bulan saja.

Untuk mengklarifikasi hal ini, tim Busam.ID mencoba mengkonfirmasi pihak PUPR Samarinda melalui Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Samarinda, Budy Santoso.

Menurut Budy Santoso, ada dua alasan mengapa paving block yang menjadi lapisan atas sebelumnya tidak dibongkar.

Ia katakan, alasan pertama sehingga lapisan paving block tidak dibongkar adalah soal anggaran.

Untuk membongkar seluruh paving block yang ada di sekitar Taman Samarendah, kemudian ditambah lapisan baru sebelum diaspal, memerlukan anggaran sangat besar.

“Jika semua paving block dibongkar dan dibuat lapisan baru sebelum diaspal, maka akan memakan anggaran dua kali lipat dari yang sudah dilokasikan, menjadi sekitar Rp6,4 miliar lebih. Jadi jika dibongkar itu anggarannya di kisaran Rp 6,4 miliar, karena anggaran pengaspalan ini di kisaran Rp3,2 miliar,” ucap Budy.

Alasan kedua mengapa lapisan paving block tidak dibongkar, karena pertimbangan lalu lintas.

“Taman Samarendah merupakan area dengan mobilitas lalu lintas yang tinggi. Jika pembongkaran dilakukan, akan terjadi kemacetan cukup parah. Juga faktor keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan penting. Pengerjaan total terhadap jalan di jalur Taman Samarendah akan melibatkan banyak alat berat, ini berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintas,” imbuh Budi.

Ditambahkan, setelah melalui kajian yang mendalam, sebenarnya tidak ada masalah jika kondisi paving block langsung diaspal.

“Namun, aspal yang ada saat ini, merupakan aspal lapisan pertama. Untuk mengatasi kekhawatiran masyarakat yang pesimis tentang aspal yang mungkin akan bergelombang, kami sudah merencanakan untuk meng-overlay aspal lapisan pertama,” paparnya.

“Aspal lapisan kedua direncanakan akan dimasukkan dalam proyek dengan anggaran murni tahun 2024. Hal ini diharapkan akan memberikan jaminan bahwa jalan yang dihasilkan akan tetap mulus dan berkualitas tinggi bagi warga Samarinda,” tutup Budy. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *