Sang Polisi yang juga Pelatih Tinju

Busam ID
Ipda Ramli. Foto by Zulkarnain

Di balik sosok tegasnya sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Ipda Ramli Parningotan Sianturi, atau akrab dikenal sebagai Mike Sianturi, rupanya adalah seorang pejuang sejati di atas ring dan di tengah masyarakat.

Lahir di Pematang Siantar, 6 Juni 1977, putra pasangan Kasten Sianturi dan Tiana Tangpulolon itu sejak muda telah membuktikan ketangguhannya. Semasa duduk di bangku SMA HKBP Pematang Siantar, tepatnya tahun 1993, Ramli mulai mengukir prestasi di dunia tinju, hobi yang terus ia tekuni hingga kini.

Perjalanan hidup membawanya merantau ke Surabaya, memperdalam kemampuannya di Sasana Swaunggaling. Puncaknya, tahun 1997, Ramli berhasil meraih gelar juara nasional tinju kategori kelas bulu (57,1 kg). Tidak hanya itu, ia juga mewakili Indonesia di pertandingan di Thailand, dan sukses meraih kemenangan meski hanya tampil di partai tambahan.

Ipda Ramli saat juara nasional kategori tinju kelas bulu 57,1 kilogram di Surabaya. (IST)

Setelah kembali ke Tanah Air, peluang besar menghampirinya. Tahun 1998, Ramli mendaftar sebagai anggota Polri di Surabaya, menjalani pendidikan di Balikpapan dan kemudian bertugas di Samarinda. Dunia tinju tetap ia pelihara. Meski tak lagi berlaga di arena amatir karena statusnya sebagai mantan juara nasional, kecintaannya terhadap olahraga ini tak pernah pudar. Ia beralih menjadi pelatih, dedikasi yang ia tekuni hingga hari ini.

Pada tahun 2005, Ramli menikah dengan Yunita Tambunan dan dikaruniai 3 orang anak. 2 putranya bahkan mengikuti jejaknya menjadi atlet tinju. Salah satu putranya sukses meraih gelar juara di ajang POPNAS 2023, mewakili Kaltim, dan kini tengah berproses menjadi anggota Polri.

Sebagai pelatih, Ipda Ramli telah membawa banyak prestasi bagi Kaltim. Ia sukses membina atlet yang berlaga di ajang nasional seperti Prapopnas, Popnas, Porprov, dan berbagai kejuaraan daerah. Setidaknya delapan atlet yang ia latih berhasil menjadi juara di level nasional maupun daerah.

Menariknya, di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri, Ramli memilih untuk fokus mendidik anak-anak muda lewat tinju, ketimbang mengejar kenaikan pangkat. “Bagi saya, rejeki sudah diatur Tuhan. Tugas kita hanya bekerja dengan baik,” ujarnya.

Saat ini, ia menjabat sebagai Pejabat Sementara Kasi Humas Polresta Samarinda sejak 2024, setelah sebelumnya bertugas sebagai Kaur Bintur Narkoba Polresta Samarinda dan Kasium Polsek KP3 dari tahun 2007 hingga 2023.

Ipda Ramli memiliki pesan sederhana namun dalam bagi rekan-rekan seprofesi dan generasi muda.
“Bagi polisi, bertugaslah dengan baik tanpa pamrih. Rejeki sudah ada yang mengatur. Dan untuk anak-anak muda, daripada terjerumus dalam kenakalan remaja, lebih baik menyalurkan energi ke hal positif. Mari bergabung, saya siap melatih siapa saja yang mau berjuang di dunia tinju tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis,” tutupnya.

Kini, hampir 30 anak Samarinda berlatih di bawah asuhannya di Gedung Bahempas, GOR Segiri Samarinda, membawa mimpi dan semangat untuk menjadi petinju hebat, persis seperti pelatih mereka, seorang polisi berjiwa petarung sejati. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *