Sinner Juara Monte Carlo Masters, Kalahkan Alcaraz dan Rebut Kembali Peringkat 1 Dunia

Busam ID
Jannik Sinner (tengah) saat berfoto dengan trofi Monte Carlo Masters. Foto by Tennistv

Samarinda, Busam.ID– Jannik Sinner sukses meraih gelar ATP Masters 1000 pertamanya di lapangan tanah liat usai menaklukkan rival utamanya, Carlos Alcaraz, dengan skor 7-6(5), 6-3 pada final Monte Carlo Masters, Minggu (12/4/2026) malam.

Pertandingan yang berlangsung di Court Rainier III itu berjalan sengit di tengah kondisi angin kencang. Ini menjadi pertemuan pertama kedua pemain sejak November lalu, ketika Sinner juga menang di final ATP Finals.

Kemenangan dalam duel berdurasi 2 jam 15 menit ini tidak hanya menghadirkan trofi bergengsi bagi petenis Italia tersebut, tetapi juga mengantarkannya kembali ke peringkat satu dunia ATP mulai pekan depan.

Sinner membuka jalan kemenangan dengan merebut set pertama lewat tie-break. Ia memanfaatkan kesalahan ganda (double fault) Alcaraz pada poin krusial. Di set kedua, Sinner sempat tertinggal 1-3, namun mampu bangkit dan mendominasi hingga menutup pertandingan dengan kemenangan.

Capaian ini membuat Sinner mencatat sejarah sebagai pemain kedua setelah Novak Djokovic (2015) yang mampu menjuarai Miami Open dan Monte Carlo Masters secara beruntun.

Tak hanya itu, Sinner juga menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang berhasil meraih empat gelar ATP Masters 1000 secara beruntun, menyamai catatan Djokovic dan Rafael Nadal.

Performa Sinner sepanjang musim ini terbilang luar biasa. Ia belum kehilangan satu set pun saat menjuarai turnamen Masters di Paris, Indian Wells, dan Miami. Bahkan, ia menjadi petenis pertama yang meraih “Sunshine Double” (Indian Wells dan Miami) tanpa kehilangan set.

Secara keseluruhan, Sinner kini mencatat 17 kemenangan beruntun dan belum terkalahkan dalam 22 pertandingan di level Masters 1000 sejak terakhir kali tumbang di Shanghai pada Oktober tahun lalu.

Di sisi lain, Alcaraz sebenarnya datang dengan modal impresif setelah menyapu bersih 17 kemenangan beruntun di lapangan tanah liat sejak musim lalu, termasuk gelar di Roma dan Roland Garros. Namun, kali ini ia kesulitan menjaga konsistensi di tengah kondisi lapangan yang tidak ideal.

Sepanjang laga, kedua pemain saling menekan. Alcaraz sempat unggul lebih dulu di set pertama, namun Sinner mampu menemukan ritme permainan dan tampil lebih stabil, terutama dalam reli dari baseline.

Memasuki set kedua, Alcaraz sempat unggul cepat, tetapi Sinner menunjukkan mental juara dengan merebut lima gim terakhir secara beruntun untuk memastikan kemenangan.

Dengan hasil ini, Sinner juga mencatatkan pekan ke-67 sebagai petenis nomor satu dunia, sekaligus kembali ke posisi puncak untuk pertama kalinya sejak November 2025.(Adit)

Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *