Kukar, Busam.ID – Pengunjung Wisata Pantai Panrita Lopi di Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terlihat membludak Minggu (30/4/2023) siang.
Ribuan warga yang berasal dari Samarinda dan luar Samarinda memenuhi tempat wisata tersebut dalam rangka memanfaatkan libur Lebaran Idul Fitri.
Pantai nan luas dan menyuguhkan spot berfoto yang menarik juga menawarkan wahana menarik yang bisa dinikmati wisatawan tak ayal menjadi magnet ribuan pengunjung mengisi libur Lebaran Idul Fitri.

Seorang pengunjung asal Kabupaten Berau, Ira mengaku beru pertama mengunjungi tempat ini dan datang bersama rombongan keluarga.
“Kami datang sekeluarga sebanyak 15 orang untuk berlibur mumpung anak-anak hari libur karena waktu di Berau anak-anak belum pernah diajak liburan. Kali ini memang sengaja datang dari Berau untuk berkunjung ke tempat wisata ini,” ucap Ira.
Ira sendiri mengaku mengetahui keberadaan Pantai Panrita Lopi setelah diberitahukan oleh keluarganya yang sempat berkunjung ke lokasi wisata ini.
“Waktu itu paman saya mengadakan Family Gathering di perusahaannya dan selanjutnya direkomendasikan kesini,” tambahnya.
Sementar itu pengunjung asal Samarinda, Hery Soesanto mengaku sudah sering mengunjungi tempat wisata tersebut lantaran selain indah juga rindang.
“Tempatnya asik juga banyak pohon cemara udang. Jadi jika kita memilih bercamping di sana tidak terasa panas lantaran cahaya matahari terhalang pohon cemara tersebut,” ucap Hery.
Hery juga mengaku dibandingkan tempat wisata lainnya, dia dan keluarga lebih memilih Pantai Panrita Lopi.
Di tempat terpisah, pihak penanggung jawab tempat wisata Panrita Lopi, Ahmad atau biasa di sebut Daeng Lompo mengatakan peningkatan pengunjung di musim libur lebaran tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah naik 10 persen dari tahun sebelumnya saat pendemi Covid 19 mewabah di Samarinda,” terang Daeng Lompo.
Daeng Lompo menilai peningkatan jumlah pengunjung wisata dikarenakan sejumlah faktor yakni akses menuju tempat lokasi sudah baik dan harga tiket yang masih normal.
“Akses jalan dari Samarinda menuju ke Panrita Lopi hanya ditempuh dengan 40 menit tidak seperti sebelumnya bisa mencapai 3 jam sehingga penduduk Samarinda memilih liburan ke Balikpapan. Tapi kali ini penduduk Samarinda memilih berlibur ke Muara Badak,” jelasnya.

Untuk tarifnya sendiri, pengunjung yang akan pulang hari dikenakan tarif Rp 50 ribu sudah termasuk pulang pergi kapal, sedangkan untuk bermalam tarifnya Rp 60 ribu di luar sewa tenda. Untuk sewa tenda kapasitas 2 orang Rp 100 rib, 4 orang RP 120 ribu, 6 orang RP 150 ribu dan untuk 8 orang RP 200 ribu.
“Apabila pengunjung ingin menambah satu malam lagi menginap di pantai cukup menambah Rp 40 ribu untuk uang pantai saja,” tambahnya.
Daeng Lompo menambahkan tercatat jumlah pengunjung hari ini (Minggu) diperkirakan mencapai 2.500 orang.
“Dari catatan penjaga tiket di gerbang saat ini sudah mencapai 1.500 pengunjung dan diperkirakan hingga malam nanti bisa mencapai 2.500 pengunjung,” terangnya.
Meski demikian, Daeng Lompo mengaku masih terdapat kekurangan khususnya air bersih dan listrik. Pihaknya berharap dukungan dari pemerintah provinsi untuk membantu mengatasi kekurangan tersebut mengingat Kalimantan Timur akan menjadi Ibu Kota Nusantara. (zul)
Editor : Risa Busam,ID








