Groundbreaking 2 Tahun Lalu, Rencana Pelabuhan Multipurpose Samarinda Masih Tahap Pematangan

Busam ID
Pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso yang akan dipindah ke Palaran. Foto by Novi Drone

Samarinda, Busam.ID – Rencana pembangunan Pelabuhan Multipurpose di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda hingga kini masih dalam tahap pematangan, meski groundbreaking telah dilakukan sejak 2 tahun lalu atau 2024 melalui kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan PT RAE Energi Investama dan PT Samudera Pelabuhan Indonesia.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun beberapa opsi akses jalan menuju pelabuhan. “Kita harus membuat 4-5 opsi jalan, kemudian 2-3 jeti yang akan dipilih, apakah jeti yang sudah ada dikembangkan atau jeti baru. Ini perlu pematangan lahan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Selain akses jalan, aspek teknis kedalaman dan lebar dermaga juga menjadi perhatian. Manalu menyebut pihaknya telah mengundang sejumlah pemangku kepentingan terkait untuk membahas hal tersebut. “Dari sisi kedalaman, kemudian sisi lebar jeti atau tapak dermaga itu harus diperhatikan,” katanya.

Ia menyebut untuk pembiayaan, skema yang disiapkan adalah Business to Government (B2G), yakni kombinasi antara pihak ketiga dan anggaran pemerintah kota. Menurutnya, pihak ketiga sudah ada yang masuk, namun total perkiraan biaya belum dapat ditentukan karena titik lokasi dermaga belum final.

Diketahui, pembangunan pelabuhan ini dirancang untuk memindahkan seluruh aktivitas kepelabuhanan dari kawasan Jalan Yos Sudarso ke Palaran, termasuk pergudangan. Kendaraan berdimensi besar tidak akan lagi masuk ke dalam kota, digantikan kendaraan distribusi berukuran lebih kecil. Kawasan Yos Sudarso sendiri direncanakan dikembangkan menjadi Teras Samarinda setelah aktivitas pelabuhan dipindahkan.

“Semua dipindahkan. Jadi tidak ada lagi pelabuhan di sini. Yang Yos Sudarso kita pindah semua ke pelabuhan,” katanya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menambahkan, pemerintah pusat memiliki anggaran besar yang berpotensi ditarik untuk mendukung proyek ini. “Dari Kementerian ada anggaran 1.300 triliun, coba kita dekati siapa tahu ada yang bisa kita tarik ke Samarinda,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *