Balikpapan, Busam.ID – Sebanyak 530 pekerja di Kota Balikpapan tercatat mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari hingga September 2026. Pemerintah Kota Balikpapan mendorong pekerja terdampak PHK mengikuti pelatihan vokasi untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja baru.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan Adamin Siregar mengatakan, pelatihan dilaksanakan melalui Balai Vokasi Pelatihan dan Pengembangan di Samarinda, yang merupakan unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Ketenagakerjaan.
Terdapat sekitar 45 jenis pelatihan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari teknologi informasi, industri kreatif, manufaktur, fashion, otomotif, pengelasan, hingga konstruksi.
“Untuk tenaga kerja yang sudah di-PHK, jumlahnya ada 530. Kami memberikan kesempatan bagi teman-teman yang terkena PHK untuk mengikuti pelatihan,” ujar Adamin, Rabu (30/9/2026).
Pendaftaran tidak mengharuskan peserta datang langsung ke kantor Disnaker. Informasi dan pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui formulir yang disediakan. Peserta wajib melampirkan dokumen yang membuktikan berakhirnya hubungan kerja.
Sebagai pembanding, sepanjang 2025 tercatat 675 pekerja mengalami PHK. Sementara saat ini terdapat sekitar 5.000 pencari kerja, dengan 1.142 orang telah ditempatkan dan target penempatan mencapai 2.340 orang.
(Muhammad M)
Editor: M Khaidir


