Global  

54 Sekolah di Samarinda Segera Gelar Pembelajaran Tatap Muka

BusamID
54 Sekolah di Samarinda Segera Gelar Pembelajaran Tatap Muka. Foto: Ist

Samarinda, Busamtv – Sedikitnya 54 sekolah yagg terdiri dari tingkat Taman Kanak Kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Samarinda akan segera memulai pembelajaran tatap muka (PTM), pada 20 September 2021 mendatang.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun melalui surat rekomendasinya kepada Dinas Pendidikan meminta pembukaan pembelajaran tatap muka di sekolah dilakukan seiring penurunan status Covid-19 dari level 4 ke level 3.

“Tatap muka terbatas ini dimulai 20 September 2021 dengan 14 sekolah tangguh Covid-19 pertama, 35 sekolah tangguh Covid-19 kedua, dan 5 sekolah tambahan sehingga berjumlah 54 sekolah,” dikutip dari surat tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin menjelaskan, sekolah tangguh Covid-19 yang dimaksud yaitu sekolah yang sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung dalam pengendalian penularan Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin. Foto: Ist

Seperti ketersediaan tempat cuci tangan atau wastafel, ketersediaan ruangan yang luas, pengaturan batas tempat duduk, hingga toilet bersih dan lainnya.

“Sekolah-sekolah (54 sekolah) ini yang bakal dibuka serentak 20 September sudah siap semua, makanya siap dibuka,” ucapnya saat dihubungi aeak media, Sabtu (18/9/2021).

Asli juga menjelaskan, jika pada awal masuk pertama sekolah pihaknya akan meniadakan kegiatan ekstrakurikuler, jam istirahat, hingga olah raga. Yang diperbolehkan hanya belajar mengajar dalam kelas.

“Jadi maksimal dua jam siswa di sekolah. Nanti shift-shift-an (siswa) sekolah yang atur teknisnya. Yang penting kita suasana penyesuaian dulu,” jelasnya.

Pengaturan waktu siswa masuk dan pulang sekolah pun akan diatur sehingga ruang kelas lebih longgar, hanya diisi setengah dari jumlah siswa.

“Siswa dan guru yang sakit dilarang masuk,” tegasnya.

Dirinya menyebutkan, realisasi vaksinasi untuk pelajar masih relatif kecil. Namun, vaksinasi guru sudah mencapai lebih kurang 75 persen dari total guru di Samarinda yang mencapai 9.000-an.

“Guru yang belum vaksin tidak diizinkan masuk sekolah tatap muka. Makanya, kami genjot terus ini, yang penting guru dulu kami kejar,” sebutnya.

Sesuai surat rekomendasi Wali Kota Samarinda, tim Satgas Covid-19 Samarinda dan tim pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Samarinda diminta melakukan pendampingan bagi sekolah yang tatap muka dalam penerapan disiplin protokol kesehatan.(*)(Vicky/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *