Global  

Jadi Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa Polnes Asal Samarinda Ini Hasilkan Karya Visual Megah IKN

Busam ID
Muhammad Irsyad Al Faqih. (by dok pribadi)

Samarinda, Busam.ID – Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) asal Kota Samarinda, Muhammad Irsyad Al Faqih, berhasil mencuri perhatian publik lewat karya visual dokumentasinya tentang Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hanya mengandalkan peralatan seadanya, karya visual yang sinematik dan memukau, Irsyad mengambil gambar pesona Taman Kusuma Bangsa dan kemegahan arsitektur Istana Negara. Di mana dia mengandalkan kamera mirrorless lawas Sony A6000 yang dipadukan dengan lensa bawaan (lensa kit) 16-50mm.

Hasil karya visual dokumentasi tentang Ibu Kota Nusantara (IKN). (foto by Isryad)

Dan memang meski keterbatasan fasilitas, nyatanya tak menghalangi insting kreatifnya untuk menghasilkan output visual layaknya tangkapan kamera profesional tingkat atas atau kamera dengan haraga puluhan juta rupiah.

“Banyak yang tidak percaya kalau video dan foto itu diambil murni pakai lensa kit standar yang sering diremehkan. Bagi saya, sebuah mahakarya tidak bergantung pada seberapa mahal alat yang kita pegang, tapi seberapa jeli kita melihat sudut pandang (angle), memanfaatkan pencahayaan, dan menemukan momentum yang pas,” ungkap Irsyad.

Hasil karya visual dokumentasi tentang Ibu Kota Nusantara (IKN). (foto by Isryad)

Sebagai talenta Kaltim, Irsyad merasa memiliki tanggungjawab untuk ikut mendokumentasikan wajah baru Indonesia di IKN dari perspektif pemuda lokal. Ia membuktikan bahwa di tengah padatnya jadwal perkuliahan, konsistensi dan kemauan untuk memaksimalkan alat seadanya bisa membuka banyak peluang di industri kreatif.

Dan dalam mengintegrasikan kreativitas dan teknologi itu nyatanya dia mendapat pengakuan di level yang lebih tinggi. Baru-baru ini, ia resmi terpilih mewakili kampusnya di kancah nasional sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026.

Melalui perjalanannya, Irsyad ingin menitipkan pesan kuat bagi sesama kreator muda di Kaltim. “Karya hebat tidak selalu lahir dari alat yang mahal, tapi dari seberapa gigih kamu memaksimalkan apa yang ada di genggamanmu,” tutupnya. (dir)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *