Samarinda, Busam.ID – Kepanikan melanda kawasan padat penduduk di Jalan Revolusi, Gang Indah, RT 05, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Sabtu (23/5/2026) siang. Asap hitam pekat tiba-tiba membumbung tinggi dari salah satu rumah hingga membuat warga berhamburan keluar menyelamatkan diri dan barang berharga.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.40 Wita itu menghanguskan 5 bangunan yang terdiri dari 4 rumah tunggal dan 1 bangsal 2 pintu. Sedikitnya 6 kepala keluarga dengan total 24 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.
Seorang saksi di lokasi, Bagus, mengatakan api awalnya muncul dalam bentuk kepulan asap dari salah satu kamar rumah yang saat itu dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang bekerja.
“Awalnya asap dulu. Pas kami dekati, apinya malah tambah besar. Setelah itu kaca rumah pecah seperti meledak karena panas, kami langsung mundur,” ujarnya.
Menurutnya, situasi sempat membuat warga panik lantaran terdengar beberapa kali suara ledakan dari area yang terbakar.
“Ada suara ledakan kecil sampai yang besar juga. Kemungkinan ada tabung gas di dalam,” katanya.
Api yang dengan cepat membesar diperparah kondisi permukiman yang padat dan akses gang yang sempit, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik api.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.35 Wita dan langsung mengerahkan sejumlah armada untuk mencegah api merambat lebih luas.
“Kami langsung menurunkan 3 posko untuk mengantisipasi karena wilayahnya padat penduduk. Alhamdulillah mendapat dukungan suplai dari para relawan sehingga api bisa cepat dikendalikan,” jelasnya.
Ia menyebut proses penanganan berlangsung sekitar 50 menit hingga api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan di lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, 3 relawan dilaporkan mengalami sesak napas akibat tebalnya asap saat proses pemadaman berlangsung. Ketiganya sempat mendapat penanganan dari tim ambulans di lokasi.
Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek listrik. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber pasti api.
Selain akses gang yang sempit, banyaknya warga yang memadati lokasi serta keterbatasan sumber air sempat menjadi kendala petugas selama proses pemadaman. Beruntung, api berhasil dicegah agar tidak merambat ke lebih banyak bangunan di sekitar kawasan tersebut. (Zul)
Editor: M Khaidir


