Samarinda, Busam.ID – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda akan melakukan pengurasan bak sedimentasi, reservoir, dan lagoon di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Samarinda Seberang pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan pemeliharaan tersebut diperkirakan menyebabkan gangguan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah selama kurang lebih 10 jam.
Pemeliharaan dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita dengan estimasi pekerjaan berlangsung selama satu kali sepuluh jam. Selama proses berlangsung, aliran air ke pelanggan di beberapa kawasan akan mengalami gangguan bahkan berpotensi tidak mengalir untuk sementara waktu.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Bung Tomo, Jalan P. Bendahara, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan KH Harun Nafsi, Jalan Mangkupalas dan sekitarnya, Perum Keledang Mas, serta Perum UKA dan sekitarnya.
Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan.
“Pengurasan bak sedimentasi, reservoir, dan lagoon ini merupakan pemeliharaan berkala yang harus dilakukan agar proses pengolahan air tetap berjalan optimal. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembersihan fasilitas pengolahan air diperlukan untuk menghilangkan endapan yang terbentuk selama proses operasional sehingga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat tetap terjaga.
“Melalui pemeliharaan ini, kami ingin memastikan instalasi pengolahan air bekerja secara maksimal sehingga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan tetap terpelihara,” katanya.
Perumdam Tirta Kencana juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan distribusi sementara.
“Kami mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan selama proses pemeliharaan berlangsung. Setelah pekerjaan selesai, distribusi akan dilakukan secara bertahap hingga tekanan air kembali normal,” tambahnya.
Perumdam Tirta Kencana berharap seluruh proses pemeliharaan dapat berjalan lancar sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal sesuai estimasi waktu yang telah ditetapkan.(Adit/adv)
Editor: M Khaidir


