Samarinda, Busamtv -Mengira dapat pembeli, seorang wanita berinisial SD (28) kurir ekstasi malah tergaruk petugas kepolisian.
Menariknya, SD menyimpan barang bukti di balik bh/bra-nya. Penangkapan SD diawali laporan anggota masyarakat bahwa di lokasi penangkapan Jl PM Noor Samarinda Utara sering dijadikan tempat transaksi narkoba.
Berdasar informasi tersebut, anggota Satreskoba Polresta Samarinda mulai melakukan pengamatan. Sabtu sore (13/11) sekitar pukul 17.30 Wita, petugas melihat seorang wanita berdiri tak jauh dari portal.
Dilihat dari gelagatnya, wanita tersebut nampak menunggu seseorang. Petugas yang menyamar lalu mendekati wanita tersebut. Dikira calon pembeli ekstasinya, SD kaget mendapati pria di depannya adalah petugas. Sempat berkelit, SD lalu digeledah.
Malu ketika bagian dadanya hendak digeledah, SD akhirnya mengakui jualan ekstasi. SD lalu mengeluarkan barang bukti 10 butir pil ekstasi seberat 4,01 gram dari balik bh/bra yang dikenakannya. Pil ekstasi itu dibungkus dalam plastik bening berbalut tisu.
Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda AKP Rido Doly Kristian didampingi Kanit Sidik Iptu Purwanto dikonfirmasi Senin (15/11) menerangkan, SD sebenarnya hanya pengecer atau biasa disebut kurir.
“Setelah penangkapan awal, kami lalu kembangkan pencarian barang bukti di rumah pelaku di Jl Gerilya. Di sana kami dapatkan lagi barang bukti 5 butir ekstasi seberat 2,05 gram. Dari jumlah barang bukti yang ditemukan pada pelaku SD, kami simpulkan dia hanya pengecer. Dapat barangnya dengan sistem jejak. Kami masih dalami siapa pemilik ekstasi ini yang sebenarnya,” terang Rido.
Ditambahkan Purwanto, pengembangan pencarian barang bukti di rumah SD di Jl Gerilya Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang Dalam, yang hanya menemukan 5 butir ekstasi makin membuat pihaknya intens menyelidiki bandar besar yang menyuplai SD.
“Agak sulit mengungkap bandarnya, karena mereka menggunakan sistem jejak. Jadi SD tidak tahu siapa pemilik asal barang ini. Dia cuma menyebutkan dapat barang Mr X. Nah kita sedang kejar Mr X ini untuk mengungkap jejak yang lebih besar,” tandas Purwanto optimis. (**)(Vick/An)








