Samarinda, Busam.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Samarinda Asli Nuryadin akan mengevaluasi pihak sekolah SDN 002 Samarinda Seberang terkait kasus oknum guru yang mengusir salah satu muridnya saat hendak mengikuti ujian sekolah.
“Saya sudah panggil kepala sekolahnya dan pihak guru untuk mendengarkan ceritanya. Artinya kita harus mengkoreksi diri juga,” kata Asli, Jumat (3/6/2022).
Ia mengaku cukup terharu karena anak didik dengan inisial MF (10 tahun) dan yang diusir tersebut merupakan anak yatim piatu. Sehingga menurutnya, harusnya justru mendapatkan perhatian khusus dalam menempuh pendidikan
“Kita justru harus urus dan tidak boleh proses belajarnya sampai terganggu, makanya ini kita akan cek lebih jauh lagi,” ujarnya.
Dari evaluasi, lanjut Asli, pihak sekolah SDN OO2 telah meminta maaf dan memaklumi keterbatasan si anak didik tersebut. Oleh sebab itu, Disdikbud Samarinda berencana akan mendatangi keluarga MF.
“Disdikbud Samarinda akan memfasilitasi agar masalah ini tidak meluas serta segera mungkin diselesaikan,” ujarnya dengan tegas.
(kn) Editor: Redaksi BusamID








