Trauma Inhalasi Penyebab Kematian Merry Anjani

BusamID
Korban saat masih dalam perawatan intensif di RSUD AW Syahrani Samarinda. Ft Ist

Samarinda, Busam.ID – Terkait kematian Merry Anjani (34) dalam perawatan rumah sakit akibat luka bakar yang di deritanya pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Syahrani Samarinda angkat bicara.

Dalam konfirmasinya melalui Kepala Unit Humas RSUD AW Syahrani Samarinda dr Arysia Andhina mengatakan, korban mengalami trauma Inhalasi atau dikenal dengan cedera saluran napas akibat luka bakar.

“Pasien mengalami luka bakar sampai 58 persen dan trauma Inhalasi,” kata dr Arsyia saat dikonfirmasi busam.ID melalui telepon seluler, Jumat (24/6/22).

Sebelumya diberitakan, korban sempat mendapatkan perawatan intensif oleh dokter spesialis bedah, spesialis anestesi, spesialis bedah plastik rekonstruksi, spesialis penyakit dalam. Adapun tindakan yang telah dilakukan adalah debridemen atau pembersihan luka bakar dan juga pemasangan trakeostomi.

Meski sudah ditangani oleh sejumlah dokter spesialis, namun kondisi Merry Anjani memburuk dan pada hari Rabu tanggal 22 Juni 2022 pukul 06.57 wita pasien akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dan korban sudah sudah dikebumikan oleh pihak keluarga. (dic)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *