Kasus Covid-19 Melonjak, Upacara HUT Ke 77 Digelar Terbatas

BusamID
Rahmad Mas’ud. Ft ist

Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana akan tetap menggelar upacara upacara peringatan HUT RI ke-77 tahun ini, meski dalam situasi pandemi Covid-19.

Hanya saja pelaksanaan upacara direncanakan akan dilaksanakan secara terbatas menyesuaikan kondisi Kota Balikpapan, yang saat ini masih berada di zona merah seiring dengan peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Perayaan HUT RI yang ke-77 tahun nanti kita melaksanakannya dengan upacara di Lapangan Merdeka. Untuk pesertanya sendiri kita batasi tidak lebih dari 1.000 orang, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Balai Kota Balikpapan, Rabu (27/7/2022).

Ia menerangkan, sesuai dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pengibaran 10 juta bendera merah putih, pada perayaan HUT RI ke-77 ini, seperti pada tahun sebelumnya, masyarakat diminta untuk memasang bendera merah putih di rumahnya masing-masing.

Untuk lebih memeriahkan perayaan HUT RI pada tahun ini, pihaknya juga akan memberikan kelonggaran kepada masing-masing pengurus di tingkat kelurahan dapat melaksanakan upacara di wilayahnya, agar perayaan HUT RI dapat dilaksanakan secara meriah tanpa terfokus di satu tempat dalam memenuhi standar protokol kesehatan.

“Tentunya dengan adanya kelonggaran ini, kita berharap bisa menyukseskan dan memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Makanya, untuk upacara bendera pada tahun ini, akan tidak difokuskan pada satu titik tapi dibagi-bagi di tiap-tiap kampung,” terangnya.

Termasuk juga menggalakkan kegiatan-kegiatan di masyarakat seperti perlombaan gapura yang terbaik di seluruh kelurahan yang ada di Kota Balikpapan.

“Tentunya nanti juga ada hadiah yang akan disiapkan oleh pemerintah kota Balikpapan,” pungkasnya.

Namun Rahmad tidak menyebutkan secara rinci hadiah yang akan diberikan kepada pemenang lomba.

“Jadi kegiatan di masing-masing kampung seperti tahun lalu ya dibolehkan. Kalau di lapangan merdeka dipakai untuk kegiatan upacara saja. Panjat pinang lebih bagus di daerah masing-masing di kelurahan ya,” tambahnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *