Kepala Disdikbud Balikpapan: Proyek Pembangunan SMPN 25 Jalan Terus

BusamID
Proyek pembangunan SMPN 25 di kawasan Permukiman Atas Air di Kecamatan Balikpapan Barat. (man)

Balikpapan, Busam.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan memastikan, permasalahan ganti rugi lahan tidak akan mempengaruhi target pembangunan SMPN 25 di Kecamatan Balikpapan Barat.

“Intinya ini pembangunan akan tetap berlanjutm dan progresnya itu harus sudah selesai pada Desember tahun ini. Karena targetnya multiyears dari tahun 2021 ke tahun 2022,” kata Kepala Disdikbud Balikpapan Purnomo ketika diwawancarai di kantornya, Rabu (24/8/2022).

Menurutnya, selaku pelaksana pembangunan, pihaknya melaksanakannya sesuai dengan perintah dari Wali Kota Balikpapan.

Purnomo. Ft ist

“Menyangkut SMPN 25, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan ini hanya melaksanakan perintah dari Wali Kota. Kan ada penlok (penentuan lokasi, Red), bahwa SMPN 25 itu bisa didirikan,” ujarnya.

Menyangkut adanya keluhan dari masyarakat akan adanya status kepemilikan dan sebagainya, dikatakannya, itu menjadi wewenang dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Balikpapan.

Ia menerangkan bahwasanya beberapa bulan yang lalu, juga sudah dirapatkan melalui kelurahan Baru Tengah terkait masalah lahan yang dipergunakan untuk pembangunan SMPN 25 tersebut.

“Tinggal kita menunggu bagaimana nanti dari BPKAD. Memang untuk pendirian bangunannya itu ada di kami,” ucapnya.

Pada dasarnya pembukaan SMPN 25 ini sebagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota (Pemkot) untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan di kawasan Kecamatan Balikpapan Barat. Karena memang kapasitas SMP Negeri itu di bawah 50 persen dari jumlah lulusan SD.

“Makanya di sana sudah buka 3 rombel pada tahun ini, sebanyak 96 siswa dan sekarang kita titip di SDN 004 Kecamatan Balikpapan Barat,” terangnya.

Ia berharap agar pembangunan SMPN 25 ini dapat dilaksanakan sesuai dengan target yang ditetapkan pada Desember nanti, sehingga Januari 2023, para siswa sudah menempatinya.

“Harapan saya proyek ini selesai di Desember, Januari anak-anak tersebut sudah bisa masuk ke sekolah di sana,” harapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *