Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan menerapkan proses analog switch off (ASO) atau penghentian siaran pada televisi analog. Setelah siaran TV analog diberhentikan, maka sinyal analog tidak dapat mengakses siaran televisi. Sebagai gantinya, pengguna televisi harus beralih ke sistem penyiaran TV digital.
“Sesuai jadwal penerapan TV digital di Kota Balikpapan akan dilakukan pada November 2022. Tapi kita melihat jadwal di Jakarta itu mundur juga, jadi kita belum tahu untuk kepastiannya, apakah tetap di bulan November atau seperti apa. Karena itu kewenangan Pusat,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan, Adamin Siregar, Rabu (12/10/2022).
Ia menjelaskan, namun untuk saat ini pihaknya sudah melakukan verifikasi data kepada calon penerima bantuan Set Top Box (STB) sebuah perangkat keras dipasang pada televisi analog.
Menurut Adamin, untuk penerapan TV digital telah dilakukan sosialisasi secara nasional yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui televisi nasional secara serentak di seluruh indonesia.
“Jadi untuk Kabupaten/Kota boleh saja melakukan sosialisasi lagi, agar masyarakat tahu tentang program pemerintah untuk penerapan TV digital. Namun untuk di kota Balikpapan saat ini masih melakukan verifikasi data. Setelah itu, baru akan melakukan sosialisasi kembali,” terangnya.
Dia menyampaikan, untuk bantuan STB telah dilakukan verifikasi data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Nanti dari hasil verifikasi data tersebut akan kita sampaikan lagi kepada masyarakat siapa saja yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan STB tersebut.
Namun hingga saat ini belum ada keputusannya.
Untuk data yang telah diverifikasi oleh Diskominfo kota Balikpapan kurang lebih 5.313. Namun itu masih list verifikasi data awal.
Tapi data itu belum pasti, sebab masih menunggu kembali proses verifikas, jadi masih bisa berkurang dan bertambah.
“Intinya penerapan TV digital di kota Balikpapan masih menunggu instruksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika,” pungkasnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID












