Laporan 2022: 39 Orang Meninggal Karena Kasus DBD

Busam ID
Ilustrasi by wideazone

Samarinda, Busam.ID – Kasus deman berdarah dangue (DBD) di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga akhir tahun 2022 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2021 lalu.

Dilaporkan 2022 ada sebanyak 39 orang meninggal akibat penyakit berbahaya tersebut.

Jaya Mualimin. Dok By Adit/Busam.ID

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, kematian meningkat seiring dengan jumlah kasus yang juga tinggi, dan ia memaparkan, pada 2021 jumlah kasus DBD hanya 2.898 kasus.

Dan di tahun 2022, angkanya melonjak hampir dua kali lipat yakni menjadi 5.610 kasus.

“Selama pandemi, masyarakat mengurangi aktifitas di luar rumah, termasuk bersih-bersih di kawasan sekitar lingkungannya.

Sehingga, ada genangan dan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegepty,” ucapnya, Jumat (13/1/2023).

Dikatakannya, faktor cuaca juga menjadi salah satunya kasus ini melonjak. Apalagi sejak Desember hingga Januari ini, hujan terus-terusan melanda Kaltim.

“Musim hujan juga sering, tiap bulan hampir terjadi. Sehingga ini menyebabkan jentik nyamuk semakin banyak, saya berpesan agar masyarakat tetap waspada dan menerapkan pola hidup bersih agar tidak terjangkit DBD,” pungkasnya. (dit)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *