Zona Merah DBD, Dinkes Balikpapan Tingkatkan kewaspadaan

Busam ID
Priharto (foto by Muhammad M)

Balikpapan, Busam.ID – Kota Balikpapan menjadi salah satu kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang masuk dalam zona merah bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan memastikan saat ini telah menyiapkan beberapa langkah dalam upaya pencegahan DBD di Kota Balikpapan tersebut.

“Jadi memang pencegahan harus dilakukan oleh Pemkot. Untuk itu kami sudah melakukan berbagai persiapan, diantaranya menyiapkan Larvasida, kemudian menyiapkan bahan kimia untuk fogging. Akan tetapi fogging itu merupakan alternatif terakhir. Yang jelas pada prinsipnya kasus ini kita antisipasi sejak awal untuk tidak terjadi lonjakan, itu yang kami kuatkan,” ujar Ketua Tim Surveilan dan Imunisasi Dinkes Balikpapan Priharto, Kamis (16/3/2023).

Berdasarkan data, Dinkes Balikpapan mencatat untuk kasus DBD di Balikpapan ditriwulan pertama di tahun 2023, untuk total kasus DBD mencapai 355 kasus tanpa adanya kasus kematian.

Berbeda pada tahun lalu, peningkatan kasus DBD mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Tercatat untuk kasus DBD di tahun 2022 lalu mencapai 1897 kasus dengan 7 kematian. Dan 2021, dengan jumlah kasus DBD mencapai 578 dengan 4 kasus kematian.

“Untuk tahun ini kasus DBD yang terbanyak tercatat di Balikpapan Tengah dengan jumlah 99 kasus DBD, disusul kedua jumlah kasus terbanyak yaitu di Balikpapan Utara dengan 87 kasus, dan ke tiga Balikpapan Kota 65 Kasus. Kemudian Balikpapan Selatan 45 Kasus, Balikpapan Barat 45 Kasus, dan Balikpapan Timur 14 Kasus,” pungkasnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *