Sambut Lebaran 2023, Dishub Kaltim Gelar Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran

Busam ID
Ilustrasi Arus Mudik. Ft by Pinterest

Samarinda, Busam.ID – Tiga tahun belakangan tradisi mudik lebaran dibatasi oleh kebijakan Satgas COVID-19 melalui PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) untuk mengendalikan penyebaran Virus SARS-Cov 2. Kondisi itu berlaku rata di Indonesia, sehingga berdampak terhadap aktivitas mudik alias pulang kampung warga perantauan, yang umumnya numpuk di momen Lebaran.

Kini setelah wabah itu mereda, menimbulkan euforia masyarakat untuk merayakan lebaran di kampung halaman yang bila tidak diantisipasi bakal berdampak erhadap mobilitas mereka.

Diketahui persiapan libur panjang untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah Tahun 2023 semakin dekat.

Suasana Rapat Koordinasi Dishub Kaltim di Kantor Dishub Kaltim Jalan Kesuma Bangsa. Ft by Dok. Diskominfo Kaltim

Untuk mengantisipasi euforia mudik masyarakat, Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltim melalui Dishub (Dinas Perhubungan) Kaltim menggelar rapat koordinasi dengan jajaran instansi terkait.

Kadishub Kaltim, Yudha Pranoto menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat khususnya di Kaltim yang ingin mudik di masa libur Lebaran tahun 2023 diperkirakan akan sangat tinggi mengingat sudah tidak ada lagi PPKM.

“Diperkirakan arus mudik tahun ini akan tinggi, sehingga perlu dilakukan rapat koordinasi agar penyelenggaraan angkutan Lebaran berjalan aman, selamat, tertib, lancar dan sehat,” ungkap Yudha saat memimpin rapat di Kantor Dishub Kaltim Jalan Kesuma Bangsa baru-baru ini.

Selain itu, ia mengatakan bahwa dengan berpedoman terhadap ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan, maka Dishub Kaltim bersama dengan Dishub Kabupaten/Kota telah melaksanakan sejumlah langkah-langkah persiapan angkutan Lebaran 2023.

“Rapat Gabungan nanti akan melibatkan unsur internal dan eksternal sektor perhubungan yang dapat mendukung terselenggaranya kesuksesan penyelenggaraan angkutan lebaran 1444 H/2023 H. Unsur-unsur eksternal seperti: TNI, POLRI, BIN, BBPJN/PUPR, SKK MIGAS, Pertamina, PLN, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja dan lain-lain,” imbuh Yudha.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang NBPP KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kelas I Balikpapan, Dimyati menjelaskan bahwa prediksi jumlah penumpang kapal laut yang mudik melalui Pelabuhan Semayang Balikpapan pada Tahun 2023 akan mencapai 99.000 penumpang.

“Tahun ini, angkutan kapal yang dipersiapkan ada 12 unit dan sudah dilakukan uji kelayakan berlayar. Beberapa persiapan lain juga dilakukan diantaranya membuat Posko angkutan lebaran dan penyiapan ruang isolasi sebagai upaya mitigasi penyebaran Covid-19 yang diyakini masih ada,” jelasnya.

Disisi lain, Kepala BPTD (Badan Pengelola Transportasi Darat) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, Muiz Thohir mengatakan bahwa dari 21 unit kapal penyeberangan, 17 sudah dilakukan inspeksi dan dinyatakan layak sedangkan sisanya sedang proses docking agar dapat memenuhi standar keselamatan.

“Diketahui armada bus di Terminal Batu Ampar dan Terminal Samarinda Seberang juga telah dilakukan Ramp Check oleh BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara. Demikian juga armada kapal yang melayani penyeberangan dari Kariangau Balikpapan menuju Penajam,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Kaltim, Erika Mardiyanti menyebutkan bahwa curah hujan pada bulan April 2023 di Kaltim sudah masuk dalam kategori menengah.

Pihaknya akan bergabung dalam posko angkutan lebaran untuk memberikan informasi terkait cuaca.

“Terkait keterbatasan personel, maka BMKG menempatkan “display” yang berisi informasi cuaca di bandara dan juga pelabuhan. Display tersebut akan dipantau dan diawasi 24 jam,” ujarnya.(ADV/RYAN/PT/DISKOMINFOKALTIM)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *