Samarinda, Busam.ID – Bertandang ke markas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (28/7/2023), Borneo FC Samarinda harus puas meraih satu poin usai bermain imbang 0-0 dengan Laskar Mahesa Jenar tersebut.
Borneo tampil spartan di menit-menit awal, memanfaatkan absennya dua legiun asing PSIS yakni Carlos Fortes dan Diarra. Namun, dari beberapa peluang yang didapat gagal dimanfaatkan menjadi gol. Begitu sebaliknya, PSIS juga gagal memaksimalkan peluang.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan masih sama seperti di paruh pertama. Stefano Lillipaly dkk pun gagal mengkonversikan peluang menjadi gol. Beruntung, di laga ini Pesut Etam memiliki Nadeo Argawinata di bawah mistar yang tampil baik. Nadeo beberapa kali melakukan penyelamatan krusial.
Skor 0-0 pun bertahan hingga akhir pertandingan. Dan dengan hasil ini, Borneo FC naik ke peringkat tiga dengan 8 poin. Di laga ini juga, Felipe Cadenazzi menjalani debutnya, hanya saja dirinya bermain di menit-menit akhir.
Usai pertandingan Pelatih Kepala Borneo FC Pieter Huistra mengungkapkanm, timnya sudah bermain baik, terutama di awal babak. Namun memang belum beruntung untuk mencetak angka.
“Di babak pertama, kami berusaha untuk menekan mereka dan menggangu perlawanan dari PSIS. Kami melakukannya dengan baik di 15-20 menit pertama. Setelah itu, beberapa kali lawan dapat bermain dan sekaligus berbahaya. Kami memutuskan untuk bermain lebih kompak dan sedikit menunggu. Dan setelah itu, kami dapat mengontrol kembali. Dan di babak kedua tidak terlalu seimbang bagi kedua tim. Ada beberapa perubahan. Kedua tim bisa menghalau penyerangan dari tim lawan dan berakhir dengan skor 0-0,” ucapnya.
Huistra pun akan melakukan evaluasi, dimana setelah laga ini Borneo FC akan menghadapi RANS Nusantara di Stadion Segiri Samarinda. (Adit)
Editor: M Khaidir


