Samarinda, Busam.ID – Sedikitnya 32 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Mulawarman (Unmul) ikut ambil bagian dalam Mulawarman Election Volunteer Camp 2024 yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kaltim dan Fakultas Hukum Unmul di Ladaya, Kukar, yang dimulai sejak, Jumat (26/1/2024) dan akan berakhir, Sabtu (27/1/ 2024).
Kegiatan tersebut mengambil tema “Gerakan Bersiap Partisipatif untuk Pemilu Bersih”.
Sekretaris Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus Iwan dalam penyampainnya menyoroti tingkat kerawanan politik Kaltim yang saat ini menempati posisi kelima di Indonesia dengan poin 77.04.

“Dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama para milenial, Kesbangpol Kaltim berinisiatif mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dalam mensosialisasikan konsep Pemilu bersih,” jelasnya.
Dia berharap, mahasiswa yang mengikuti acara tersebut mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai kecurangan yang mungkin terjadi di Pemilu. “Serta mampu menyampaikannya kepada masyarakat,” tambah Firdaus.
Berbagai kegiatan menarik dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber berpengalaman, seperti pengamat politik Dr Herdiansyah Hamzah,S.H.,M.H, (akademisi Unmul), Alfian,S.H.,M.H (perwakilan Bawaslu Kaltim), Daini Rahmat,S.E.,M.E, Dr. Sri Murliyanti,S.Sos.M.Si dan Dosen Fakultas Hukum Unmul Warkhatun Najidah,S.H.,M.H.

Kegiatan hari pertama mencakup pelatihan publik speaking, dialog politik, band, debat, dan stand-up comedy.
Sedangkan di hari kedua besok, seluruh peserta akan mengikuti renungan pemilu bersih.
Peserta dibagi menjadi lima kelompok, di mana masing-masing kelompok mempresentasikan gagasannya tentang informasi kecurangan pemilu kepada mahasiswa lainnya di rundown pertama kegiatan.
Dosen FH Unmul, Warkhatun Najidah, berharap peserta dapat membawa pulang pengetahuan yang bermanfaat untuk mengurangi praktik money politics dan kecurangan politik lainnya pada Pemilu 2024 yang dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.
“Dengan kolaborasi antara Badan Kesbangpol Kaltim dan FH Unmul, Election Volunteer Camp 2024 diharapkan menjadi langkah positif dalam mencetak generasi muda yang peduli dan berperan aktif dalam menjaga integritas demokrasi di Kalimantan Timur,” jelasnya. (ryan/adv)
Editor: M Khaidir


