Samarinda, Busam.ID- Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak masih beberapa bulan lagi, tepatnya November 2024 mendatang. Namun, tahap persiapannya saat ini sudah mulai berjalan.
Salah satunya yakni penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang bertuujuan untuk menjamin tersedianya anggaran terhadap pengamanan selama proses Pilkada berlangsung.
Adapun pihak yang terlibat dalam penandatanganan NPHD ini diantaranya, Badan Kesbangpol, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polres, dan Kodim. Hal ini juga menunjukan keseriusan semua pihak dalam memastikan kelancaran dan keamanan Pilkada di Kota Samarinda 2024.
Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan, anggaran yang telah disepakati dalam NPHD ini secara khusus akan dialokasikan untuk biaya pengamanan.
“Anggaran tersebut ditujukan untuk biaya pengamanan dan sudah disepakati bersama dengan KPU, Bawaslu, Polres, dan Kodim,” ucapnya usai penandatanganan NPHD, Rabu (20/3/2024).
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli juga mengungkapkan terkait kesiapan anggaran operasi Pilkada.
“Penandatanganan NPHD sudah dilakukan dengan anggaran operasi Pilkada. Anggaran pengamanan terkait Pilkada Kota Samarinda juga didukung oleh dana hibah dari Pemkot,”sampainya.
Dirinya melanjutkan, hal ini tentu menunjukkan komitmen penuh pemerintah dalam memastikan kelancaran proses demokrasi di Samarinda. Ditambah lagi penandatanganan NPHD ini dianggap sebagai langkah penting dalam memastikan bahwa proses demokrasi di Kota Samarinda dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
“Dengan dukungan penuh dari Pemkot, diharapkan Pilkada Samarinda 2024 akan menjadi contoh pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang kondusif dan demokratis,” tutupnya.(Adit/adv/Pemkot Samarinda)
Editor: M Khaidi


