Samarinda, Busam.ID – Dengan hanya mengandalkan motor, HW, pria berusia 34 tahun asal Samarinda, berhasil menggasak sejumlah barang berharga milik seorang pedagang sembako di Jalan Manunggal RT 22, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang. Aksi nekatnya terjadi, Kamis (29/8/2024) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita.
HW bersama rekannya, berhasil mengambil dua ponsel, empat tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, dan satu karung bawang merah. Namun, tanpa disadari, setiap gerak-geriknya terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di toko tersebut.
Kronologi kejadian bermula, Rabu (28/8/2024) malam, Pemilik toko yang hendak menutup tokonya namun tidak mengunci pintu, mengingat temannya seringkali mengantarkan barang kebutuhan hingga larut malam.
Keesokan harinya, ketika akan membuka warung sekitar pukul 06.00 Wita, pemilik toko mendapati sejumlah barangnya hilang. Ketika memeriksa rekaman CCTV, ia terkejut melihat dua orang tak dikenal memasuki toko dan mengangkut barang-barangnya, yang merugikan pemilik hingga mencapai Rp8,1 Juta.
Segera setelah mendapatkan laporan dari korban, Polsek Sungai Kunjang mengintensifkan penyelidikan.
“Setelah menerima laporan, anggota kami langsung melakukan pengumpulan keterangan dari saksi dan petunjuk di lokasi kejadian,” ungkap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Zainal Arifin, Selasa (10/9/2024).
Berita baik datang sepekan setelah kejadian. Senin (9/9/2024), Tim Anti Bandit Polsek Sungai Kunjang berhasil menangkap HW di Jalan Pesut, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir. Dari hasil penangkapan, petugas berhasil mengamankan sepeda motor Yamaha Mio Soul KT 2338 EH berwarna silver yang digunakan HW saat beraksi, sebuah ponsel, serta sejumlah uang tunai pecahan Rp5 ribu, Rp1 ribu, dan Rp2 ribu, totalnya mencapai Rp1.050.000.
“HW mengakui perbuatannya saat diinterogasi, dan kami masih memburu rekannya yang terlibat dalam aksi pencurian ini,” jelas Kompol Zainal. Dari insiden tersebut, pihak kepolisian mengingatkan para pemilik usaha untuk lebih berhati-hati dan memastikan bahwa toko mereka aman agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (zul)
Editor: M Khaidir


