Samarinda, Busam.ID – Seorang pria diinformasikan tiba-tiba mengamuk di Jalan Sumber Baru RT 015, Kelurahan Mesjid, Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang. Pria yang diketahui bernama Mellang (42) berteriak-teriak tidak jelas, dan bahkan sempat menyerang dan melukai warga dengan menggunakan senjata tombaknya.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Mirna, peristiwa bermula saat Mellang berteriak-teriak tidak jelas di sekitaran Pelabuhan. Tak lama kemudian, Mirna melihat sepupunya bernama Basri ingin ke Pelabuhan di lokasi Mellang yang sedang mengamuk tersebut. Dan Basri sempat diperingatkannya untuk jangan ke Pelabuhan.
Namun Basri rupanya tak menggubris peringatan Mirna, dan lantas dia tetap ke Pelabuan. Terlihat dari rekaman CCTV milik warga, Mellang benar menyerang Basri dengan tombak yang dipegangnya. Basri berusaha melarikan diri, namun tak bisa, tombak Mellang keburu sudah mengenai perutnya. Warga yang melihat kejadian pun langsung berteriak, “Basri, Basri kena tikam,” ucap Mirna menirukan teriakan warga
Melihat kejadian itu, Mirna mengaku berlari untuk melihat sepupunya tersebut dan mendapati Basri sudah berlumuran darah di sekitar perutnya dengan kondisi yang sudah lemah. “Kami membawa Basri ke RSUD IA Moeis Samarinda menggunakan sepeda motor agar segera mendapatkan pertolongan medis, karena kondisinya sudah sangat lemah akibat darah yang keluar cukup banyak serta kondisi luka parah di perutnya,” jelas Mirna.
Tak hanya melukai Basri, Mellang juga sempat mengejar petugas patroli dan warga lainnya. Bahkan, ia merusak beberapa rumah warga. Kejadian tersebut lantas membuat warga sekitar panik dan menyelamatkan diri.
Untuk meredakan situasi, aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian berusaha mengamankan Mellang. Namun, emosi dan kekesalan warga rupanya tak terbendung dan melakukan pengeroyokan terhadap Mellang. Petugas berusaha menghalangi aksi pengeroyokan tersebut, bahkan petugas terpaksa harus melepaskan tembakan peringatan, namun aksi brutal warga tetap tidak bisa terbendung.
Akibatnya, Mellang tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD IA Moeis Samarinda, namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi. Jasadnya kemudian dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda guna dilakukan autopsi. Sementara korban penusukan, Basri, saat ini dalam perawatan intensif di RSUD IA Moeis. (zul)
Editor: M Khaidir


