Samarinda, Busam.ID – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Taufik, menyatakan komitmennya untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. Menurutnya, area ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra pertanian guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Wilayah Maluhu sangat potensial untuk sektor pertanian. Namun, berbagai upaya perlu dilakukan untuk memaksimalkannya, seperti pemenuhan kebutuhan air, penyediaan benih, pupuk, penyuluhan, serta penggunaan alat dan mesin pertanian,” ujar Taufik, pasca kunjungannya ke Kelurahan Maluhu, pada Kamis (7/11/2024).
Ia mengakui kendala utama yang dihadapi petani di Maluhu adalah ketergantungan pada sistem tadah hujan, yang membuat mereka rentan terhadap kekeringan. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan membangun embung di area-area tertentu guna menampung air hujan yang bisa digunakan saat musim kemarau. Embung ini tidak hanya berfungsi sebagai cadangan air, tetapi juga sebagai ekosistem bagi tanaman dan hewan, serta menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis fitoplankton yang hidup di dalamnya.
“Air adalah faktor yang sangat penting dalam sektor pertanian. Karena sebagian besar petani masih mengandalkan air tadah hujan, pembangunan embung menjadi solusi utama,” lanjutnya.
Selain itu, Distanak Kukar juga bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk penyediaan pompa air sebagai antisipasi musim kemarau berkepanjangan yang dapat mengancam produksi pangan dan kehidupan petani di Maluhu.
“Pemkab Kukar bersinergi dengan pusat untuk menyiapkan pompa air guna menghadapi kemarau panjang,” katanya.
Di samping pembangunan infrastruktur irigasi, Taufik juga menyebutkan bahwa pemanfaatan lahan pertanian di Maluhu akan membantu meningkatkan pendapatan daerah dan menguatkan ketahanan pangan. Para petani diharapkan dapat memanfaatkan lahan yang ada dengan maksimal sehingga produksi pertanian yang lebih baik bisa dicapai.
“Optimalisasi lahan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di Maluhu. Dengan ketahanan pangan yang baik, kita bisa memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (azmi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


