Samarinda, Busam.ID – Untuk memaksimalkan potensi pertanian, sejumlah sawah yang tidak produktif di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan dibuka seluas 500 hektare. Target ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam mendongkrak ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf mengatakan pihaknya saat ini tengah berupaya untuk memulihkan sawah di wilayah ini supaya bisa kembali produktif.
“Targetnya kami di tahun 2025 nanti, seluruh lahan tidak produktif bisa dibuka kembali,” ungkapnya, Jumat (29/11/2024).
Untuk merealisasikan rencana ini, Pemdes Rapak Lambur akan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Yusuf menilai, keberhasilan program ini juga bergantung pada penguatan kelompok tani (Poktan) di desa.
Pemerintah desa akan memberdayakan poktan agar siap mengelola sawah yang telah dibuka. “Kami ingin poktan berperan aktif dalam pengelolaan lahan baru. Dengan kerja sama yang baik, target produksi padi dapat tercapai, dan desa ini bisa menjadi salah satu sentra pertanian andalan di Kukar,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah untuk mempercepat pembukaan lahan. Infrastruktur irigasi, alat berat, dan pelatihan bagi petani menjadi kunci untuk mewujudkan target ini.
“Kami optimistis, dengan kerjasama antara masyarakat, Pemdes dan Pemkab, rencana ini akan berhasil dan membawa manfaat besar bagi perekonomian desa,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


