Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memberikan bantuan kepada peternak lokal untuk mencapai swasembada daging. Berdasarkan data terakhir dari hasil sensus pemerintah pusat, ketersediaan ternak sapi di Kukar berkisar 13 ribuan ekor. Sementara sensus internal daerah memperkirakan jumlah ternak di Kukar mencapai 23 ribuan ekor.
Sejumlah upaya dilakukan oleh Pemkab Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Salah satu upaya tersebut adalah pengadaan bibit ternak tiap tahunnya. Ini menarik minat banyak pihak untuk berinvestasi dengan mencari lahan untuk ternak besar.
Lahan di Kukar masih luas dan banyak yang bisa dimanfaatkan, menunjukkan potensi peternakan yang sangat luar biasa. Apalagi, saat ini Kukar tengah bersiap menghadapi perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Luas wilayah di Kukar masih aman, jadi potensinya luar biasa untuk investasi,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Aji Gazali Rahman Jumat (29/11/2024).
Pemkab Kukar setiap tahun memberikan berbagai bantuan, seperti bibit sapi ras Bali, kambing, ternak babi, dan kerbau. Selain itu, ada juga bantuan infrastruktur pagar pembatas kerbau, mini ranch, hingga obat-obatan untuk mendukung kesehatan ternak di Kukar.
Bibit ternak biasanya diambil dari daerah yang sudah terkenal surplus peternakan. Di Kukar juga terdapat pengembangan bibit sapi di Kecamatan Samboja, meskipun masih sebatas pengembangan bibit saja. Namun juga hanya mengambil bibit dari Kalimantan Timur (Kaltim) atau daerah Kukar sendiri, itu tidak akan menambah populasi ternak, melainkan hanya memindahkan populasi saja
“Setiap tahun ada pengadaan bibit dari luar daerah. Di Samboja memang ada pengembangan bibit, tapi masih dalam status pengembangan, jadi belum bisa,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


