Samarinda , Busam.ID – Seorang pria paruh baya bernama Rusmadi Idrus (60), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Mahakam, tepatnya di perairan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Sabtu (1/3/2025) malam.
Diceritakan, kejadian nahas itu bermula saat korban sedang memasak mie di dapur rumahnya sekitar pukul 22.00 Wita, di Jalan Pangeran Bendahara, Gang Karya Baru, RT 8, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang. Tak lama kemudian, korban diduga hendak memperbaiki alkon (alat pompa air, Red) di bagian belakang rumahnya yang berada di pesisir Sungai Mahakam.
“Korban turun ke sungai untuk memperbaiki alkon dan tenggelam ke belakang rumah yang terbuat dari kayu,” ujar salah seorang saksi, Saidah (52), yang merupakan istri korban.
Korban tenggelam akibat kondisi air Sungai Mahakam yang sedang pasang. Setelah dilakukan pencarian oleh anaknya dan warga sekitar, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah lemas. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Korban ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak bernapas. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” terang Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasatpolairurd AKP Rahmat Aribowo, Minggu (2/3/2025).
Pihak kepolisian yang menerima informasi kejadian ini mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kami telah menerima informasi kejadian ini dan segera mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Aribowo.
Selain dari Satpolairud Polresta Samarinda, tim SAR gabungan yang terdiri dari Beat 110 Polresta Samarinda, relawan Kota Samarinda, serta keluarga dan warga sekitar juga turut membantu proses pencarian dan evakuasi korban.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini dan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi air sedang pasang,” imbau Aribowo. (zul)
Editor: M Khaidi


