Samarinda, Busam.ID – Aksi nekat komplotan maling yang mencuri tandon air raksasa di kawasan Jalan Jakarta Hill (Borneo Training Centre), Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, berakhir singkat. Bermodal rekaman warga, polisi berhasil membongkar kasus itu hanya dalam kurun waktu kurang lebih dari 24 jam.
Peristiwa pencurian itu terjadi, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 17.30 Wita. Saat itu, 5 orang pelaku diduga kompak mengangkut 1 unit tandon air berwarna oranye berkapasitas 5.500 liter menggunakan mobil sewaan.
Aksi mereka yang terbilang “tak biasa” karena membawa barang berukuran besar di ruang terbuka justru menarik perhatian warga. Tanpa disadari pelaku, aktivitas tersebut direkam dan kemudian menjadi petunjuk penting bagi aparat kepolisian.
Kapolsek Sungai Kunjang AKP Ning Tyas Widyas Mita melalui Kanit Reskrim Ipda Novi Hari Setyawan mengungkapkan, laporan korban langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan cepat.
“Dari rekaman video dan keterangan saksi di sekitar lokasi, kami berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku pertama keesokan harinya,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Pelaku pertama yang diringkus adalah RS (29), diamankan di sekitar lokasi kejadian Kamis (23/4/2026) sore. Dari hasil pengembangan, polisi bergerak cepat memburu anggota komplotan lainnya.
Dalam rentang waktu beberapa jam saja, 3 pelaku lain yakni RR (29), RPI (29), dan MW (38) berhasil dibekuk di lokasi berbeda di wilayah Sungai Kunjang.
Keempat pelaku kini diamankan di Polsek Sungai Kunjang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara 1 pelaku lainnya yang terekam dalam video masih dalam pengejaran.
Polisi menyebut, modus para pelaku adalah memanfaatkan mobil sewaan untuk mengangkut barang curian berukuran besar agar terlihat seperti aktivitas biasa.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana pencurian. (zul)
Editor: M Khaidir


