Ada Tiga Tambahan Titik Rawan Longsor Di Balikpapan

BusamID
Salah satu titik longsor di Jalan Minyak Balikpapan. (man)

Balikpapan, Busam.ID – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Silvi Ramadhani mengungkapkan, terjadi penambahan titik rawan bencana longsor di tahun 2022 ini.

Sedikitnya tiga titik baru rawan longsor yang ditemukan di Kota Balikpapan sepanjang tahun 2022. Yakni satu titik kelurahan Klandasan Ilir, Kecamatan Balikpapan Kota.

Satu titik di Jalan Pelita, Kecamatan Balikpapan Selatan. Dan satu titik lainnya di perumahan Batu Ratna, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara

“Kalau bicara dari tanggal 26 Agustus 2022 lalu. Bicara kejadian yang kemarin itu yang baru ada di Klandasan Ilir RT 42 itu baru. Juga di selatan Itu, ada yang baru ya, di Pelita RT 12. Kalau di utara itu di Batu Ratna KM 11, itu yang baru,” kata Silvi ketika diwawancarai wartawan, belum lama ini.

Di luar data tersebut, dari data awal yang dimiliki oleh BPBD Kota Balikpapan, saat ini untuk wilayah tersebut, untuk di Kecamatan Balikpapan di Timur itu ada tiga titik genangan rawan banjir.

Kemudian di Kecamatan Balikpapan Selatan, terdapat 31 titik rawan banjir dan longsor.

Lalu, untuk Kecamatan Balikpapan Tengah, ada 6 RT untuk banjir dan longsor ada 5 RT. Sedangkan untuk Kecamatan Balikpapan kota terdapat 16 RT untuk titik banjir dan 6 RT rawan longsor. Dan untuk di kawasan Balikpapan Barat, dua RT tapi di kawasan itu biasanya banjir rob aja.

Untuk saat ini, menurut Silvi, pihaknya masih melakukan upaya pendataan daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi bencana.
L

Pihaknya menggunakan dua macam data yakni data kajian dan data intensitas kejadian.

Sesuai standarnya itu untuk kajian 5 tahun sekali untuk dilakukan updating data tapi dalam 2 tahun bisa dilakukan apabila ada kejadian luar biasa itu atau data baru itu.

“Ada juga beberapa wilayah yang biasanya banjir Tapi kemarin tidak banjir ya tapi itu adalah siklus ya. Tapi itu terulang bisa 4 tahun atau 5 tahun sekali baru daerah tersebut banjir,” jelasnya. (man/adv/diskominfokaltim)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *