Samarinda, Busam.ID – Wali Kota Samarinda Andi Harun (AH) menegaskan, Program penanganan banjir di kota tepian masih jadi pekerjaan rumah yang berlanjut meski kini genangan di sejumlah titik lebih cepat surut.
“Penanganan lingkungan itu tidak bisa berhenti. Kalau hari ini kita berhasil menangani 1 atau 2 titik genangan, kita tidak boleh berpuas diri karena maintenance lingkungan harus berjalan terus,” ujarnya, Sabtu (27/9/2025).
Ia menyebut beberapa lokasi sudah membaik, namun masih ada titik genangan yang belum tertangani sepenuhnya, seperti di Mugirejo, Loa Janan Ilir, dan Perumahan Haji Saleh.
“Pekerjaan itu tidak bisa selesai dalam satu tahun anggaran. Tapi masyarakat harus yakin, penanganan banjir terus berlanjut jangka pendek, menengah, dan panjang,” jelasnya.
Menurutnya, salah satu alasan genangan cepat surut adalah perbaikan di titik-titik penyebab banjirnya.
“Itulah yang membuat banyak titik sudah kita tangani dan mendapat apresiasi masyarakat,” tambahnya.
AH memastikan penanganan banjir tetap menjadi prioritas utama. “Masih banyak kekurangan, iya. Tapi pemerintah kota benar-benar bekerja serius. Kegiatan ini berkesinambungan dan menyentuh kebutuhan rakyat,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


