Samarinda, Busam.ID– Musyawarah Daerah (Musda) I Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kalimantan Timur mulai memasuki tahapan penjaringan calon Ketua Umum periode 2026–2030. PD TIDAR Kaltim masih membuka slot pendaftaran seluas-luasnya bagi yang ingin mendaftar.
Adapun sudah ada 3 bakal calon Ketua Umum yang mendaftar yakni Garin Primaditya, Khomaruzzaman, dan M. Thezzar Firrizqi. Seluruh kandidat akan mengikuti rangkaian tahapan yang telah ditetapkan panitia sebelum nantinya dipilih dalam Musda I TIDAR Kaltim.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan panitia, proses penjaringan diawali dengan pengambilan formulir pendaftaran pada 5–6 Juli 2026, dilanjutkan verifikasi berkas pada 6–7 Juli 2026, serta pengumuman peserta yang lolos administrasi pada 8 Juli 2026.
Selanjutnya, para kandidat akan mengikuti tahapan pemaparan visi dan misi serta fit and proper test sebagai bagian dari proses penilaian sebelum pemilihan Ketua Umum PD TIDAR Kalimantan Timur periode 2026–2030.
Panitia menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon ketua, di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia maksimal 40 tahun, telah mengikuti kaderisasi Tunas 3, serta memiliki loyalitas dan integritas terhadap organisasi.
Selain itu, setiap peserta diwajibkan melengkapi dokumen administrasi berupa curriculum vitae (CV), fotokopi KTP dan Kartu Tanda Anggota (KTA), surat pernyataan, pasfoto, serta dokumen visi dan misi.
Ketua Panitia Musda I TIDAR Kalimantan Timur, M. Fajriansyah, mengatakan proses penjaringan dirancang secara terbuka, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan.
“Kami bersyukur proses pendaftaran berjalan dengan baik dan sudah ada 3 kandidat yang medaftar mengikuti seluruh tahapan seleksi. Panitia berkomitmen menjalankan proses secara profesional, objektif, dan transparan sesuai aturan organisasi, sehingga Musda I TIDAR Kaltim dapat melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta mampu membawa TIDAR Kaltim semakin solid dan berkembang,” ujar Fajriansyah.
Ia menambahkan, panitia memastikan seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara independen dengan mengedepankan mekanisme organisasi. Selain itu, ia menyebut apabila ada yang ingin mendaftar pun masih dipersilahkan untuk mengikuti syarat dan ketentuan yang disampaikan.
“Musda ini bukan sekadar memilih ketua umum, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi dan regenerasi kepemimpinan TIDAR di Kalimantan Timur. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh kader serta memperkuat peran TIDAR dalam melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” pungkasnya.(Adit)
Editor: M Khaidir


