Antisipasi Krisis Pangan, Kutim Pertahankan Lahan Pertanian 2.600 Hektar

Busam ID
Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum (Ft by Nan)

Samarinda,Busam.ID -Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), berencana mempertahankan luas lahan pertanian sebesar 2.600 hektar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi krisis pangan yang berpotensi terjadi di masa depan.

Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum mengatakan, luas lahan pertanian di Kutim saat ini hanya 2.784,65 hektare. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan pangan masyarakat Kutim.

“Lahan pertanian di Kutim terus berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi kawasan industri dan perumahan,” ungkap Dyah kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (4/11/2023).

Untuk mempertahankan luas lahan pertanian, DTPHP Kutim telah melakukan pemetaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). LP2B adalah kawasan yang ditetapkan untuk dilindungi dan tetap dipertahankan fungsinya sebagai lahan pertanian pangan.

Kutim kukuh mempertahankan bahkan menambah luas lahan pertanian, di tengah gencarnya daerah alih fungsi lahan untuk industri dan perumahan. Upaya ini menurut Kepala DTHPHP Dyan R, sebagai antisipasi Kutim terhadap krisis pangan yang mungkin terjadi di masa depan. (Ft by IC)

Hasil pemetaan LP2B di Kutim menunjukkan, terdapat 16 kecamatan yang memiliki lahan potensial untuk difungsikan sebagai LP2B.

“Lahan-lahan potensial tersebut akan diusulkan untuk ditetapkan sebagai LP2B melalui peraturan daerah,” ujar Dyah.

Selain menetapkan LP2B, DTPHP Kutim juga akan melakukan cetak sawah di lahan-lahan tidur. Cetak sawah adalah kegiatan untuk membuka lahan pertanian baru dengan cara membuat petak-petak sawah. Saat ini potensi untuk cetak sawah di Kutim baru 5 ribu hektar.

“Kami berharap cetak sawah ini dapat menambah luas lahan pertanian di Kutim,” imbuh Dyah.

Dyah juga mengimbau masyarakat Kutim untuk membeli beras lokal. Hal ini bertujuan mendukung keberlangsungan pertanian di Kutim.

“Pembelian beras lokal dapat membantu petani untuk meningkatkan produksi beras,” pungkasnya. (Nan/AdvKutim)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *