Bakal Calon Wawali Yang Mestinya Proaktif Cari Dukungan

Busam ID
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh ketika memberikan keterangannya di kantornya, Senin (27/2/2023). (foto by man)

Balikpapan, Busam.ID – Hingga saat ini, belum ada juga nama calon Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan yang diserahkan ke DPRD Balikpapan. Hal itu karena dua nama yang telah dipilih oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yakni Budiono dan Risti Utami Dewi belum memenuhi syarat dukungan.

Sesuai aturan, nama bakal calon yang diserahkan harus mendapatkan dukungan dari seluruh partai pengusung.

“Kalau Wali Kota sama Ketua DPRD sudah proaktif, nah tinggal calonnya, yang mau jadi Wakil Wali Kota itu siapa,” kata Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh, Selasa (27/2/2023).

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Balikpapan ini, pihaknya sudah berinisiatif memfasilitasi Wali Kota yang juga Ketua DPD Partai Golkar Balikpapan.

“Beliau sudah mengirim nama ke DPRD tetapi nama itu juga harus dilengkapi dengan rekomendasi Partai Pengusung. Masa kita yang harus pontang-panting kesana kemari dan calonnya cuma diam-diam saja,” ucapnya.

Semestinya, dikatakannya dengan tegas, kedua calon yang dipilih tersebut harus melakukan lobi-lobi dengan partai pengusung seperti PKS, Gerindra dan Nasdem. Kalau Partai Golkar dan PPP sudah mendukung.

“Yang jelas kami memproses, setelah dua calon tersebut mendapatkan dukungan dari partai pengusung, Kami sudah siapkan panitia, tatib juga sudah diubah,” ujarnya.

Ia menegaskan rekomendasi dari partai pengusung merupakan hal yang wajib. Satu saja partai pengusung tidak memberikan rekomendasi maka tidak bisa dijalankan.

“Calonnya diam-diam aja, masa kita mau repot. Golkar sudah memberikan rekomendasi, PDI sudah memberikan rekomendasi, PKS juga sudah. Tetapi untuk kedua calon tersebut belum semua memberikan rekomendasi entah satu orang atau dua-duanya belum memberikan rekomendasi. Jangan bola panasnya dilemparkan ke kita, sedangkan calonnya diam-diam aja,” ungkapnya

Selain itu, batas akhir masa jabatan wali kota juga masih belum jelas. “Setahu saya belum ada perubahan masih 5 tahun bukan 3 tahun. Dan yang menyatakan 3 tahun juga belum ada,” ungkapnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *