Berniat Ambil Kapal Remote, Mustafa Tenggelam di Danau Bekas Tambang

Busam ID
Jasad Mustofa saat dievakuasi menuju ambulans usai ditemukan tenggelam di Danau Eks Tambang, di Tanah Merah, Samarinda Utara, Jumat (12/9/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Seorang pria bernama Mustofa (38) dilaporkan tenggelam di danau bekas tambang di kawasan Jalur Satu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (12/9/2025) sore. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 Wita saat korban berusaha mengambil kapal remote control milik rekannya yang mati mendadak di tengah danau.

Menurut keterangan David, salah satu rekan korban, mereka datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 Wita untuk bermain kapal remote control. “Sekitar 30 menit bermain, kapal tiba-tiba berhenti sekitar 20 meter dari tepi danau,” terang David.b

Mustofa bersama David dan rekannya, Andre, langsung menceburkan diri untuk mengambil kapal. Korban sempat berhasil mencapai kapal dan berenang kembali ke tepian. Namun, ketika berjarak sekitar 10 meter dari daratan, Mustofa mendadak tenggelam. “Kapal yang sudah diambil korban tetap mengapung di permukaan air,” kata David.

Awalnya David mengira korban hanya bercanda, tetapi setelah lama tak muncul ke permukaan, ia bersama Andre berusaha menolong. Namun, Mustofa tak kunjung ditemukan. Andre yang berenang di dekat korban mengaku kelelahan dan sempat melihat langsung saat korban tenggelam.
“Saat berusaha mengambil kapal saya merasa lelah, sementara korban tetap lanjut mengambil kapal itu,” urainya.

Pihak keluarga dan warga kemudian melakukan pencarian dengan cara memancing. Polisi dari Polsek Sungai Pinang juga tiba di lokasi untuk mengumpulkan keterangan saksi.
Sekitar pukul 18.45 Wita, jasad korban akhirnya ditemukan setelah tersangkut kail pancing warga.

“Awalnya sempat terlepas, tapi pada kail kedua akhirnya berhasil ditarik ke pinggir,” ungkap Jamal, warga yang ikut membantu pencarian.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksar, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tanpa tanda kekerasan. Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *