Balikpapan, Busam.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusun sejumlah langkah dalam mengurangi resiko bencana di sekitar wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Hal itu dilakukan untuk mendukung rencana pemindahan IKN ke PPU Kaltim, yang saat ini sudah masuk dalam tahap pembangunan.
“Artinya kita harusnya mendapatkan gambaran secara lengkap topografis. Jadi bagaimana kita dari BNPB maupun dari BPBD itu untuk penanganan bencana itu bisa sesuai untuk IKN,” kata Raditya Jati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB dalam kegiatan Seminar Nasional IKN Tangguh Bencana di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Rabu (12/10/2022).
Ia menyampaikan, upaya penanggulangan bencana yang dilakukan harus terintegrasi antara BNPB dengan BPBD yang ada di masing-masing kabupaten-kota di sekitar wilayah IKN.
“Sudah kuatkah ataukah sudah terintegrasi untuk penanganan tangkap darurat wilayah IKN,” ucapnya.
Secara tata ruang dilihat wilayah-wilayah yang ditetapkan secara geomorfologi, berdasarkan ancaman risiko bencananya, posisi Kaltim dekat dengan dua negara besar, dekat dengan akses jalan tol Samarinda Balikpapan.
Tapi kelemahannya adalah banjir masih ada dan ketersediaan sumber daya air yang minim.
Hasil evaluasi ini, menurutnya, sudah disampaikan BNPB ke Bappenas sebagai pertimbangan dalam menyusun program tanggap bencana di wilayah IKN. (man)
Editor: Redaksi BusamID












