Samarinda, Busam.ID – Borneo FC tak ingin terlena saat menghadapi Madura United yang tengah terpuruk di papan bawah klasemen Super League 2025/2026. Meski calon lawan berada di zona degradasi, pelatih Fabio Lefundes justru melihat situasi tersebut sebagai potensi ancaman serius.
Saat ini, Madura United masih tertahan di peringkat ke-16 dengan koleksi 20 poin. Rentetan hasil buruk tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir menjadi tekanan besar bagi Laskar Sape Kerrab untuk segera bangkit.
Namun bagi Lefundes, kondisi tersebut justru bisa memicu semangat juang berlipat dari tim tuan rumah, terlebih setelah adanya perubahan di kursi pelatih.
“Mereka memang tidak menang dalam beberapa laga dan mengganti pelatih. Mereka tidak punya pilihan lain, pasti akan berusaha keras meraih tiga poin,” ujar Fabio Lefundes, Sabtu (4/4/2026).
Pelatih asal Brasil itu menilai tim yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi biasanya tampil dengan determinasi tinggi, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Kami harus sadar, mereka akan sangat sulit karena berjuang keluar dari posisi saat ini,” tambahnya.
Mengantisipasi hal tersebut, skuad Pesut Etam telah mempersiapkan diri secara matang. Analisis terhadap kekuatan dan pola permainan lawan juga telah diberikan kepada para pemain guna meredam potensi kejutan.
“Benar, kami sudah memikirkan pertandingan melawan Madura United dan memberikan informasi mendalam kepada pemain mengenai skema lawan,” jelasnya.
Meski demikian, Borneo FC tetap mengusung target kemenangan demi menjaga posisi di papan atas klasemen. Di sisi lain, Madura United diperkirakan akan tampil tanpa beban dengan ambisi besar memutus tren negatif.
Laga antara Madura United kontra Borneo FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (5/4/2026) besok.(Adit)
Editor: M Khaidir


