Samarinda, Busam.ID – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menekankan pentingnya langkah nyata dalam perlindungan perempuan dan anak di hadapan Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi belum lama ini. Ia menyebut, meskipun Kaltim telah berkomitmen, tantangan di lapangan masih besar.
“Alhamdulillah, sebagai komitmen Pemprov Kaltim Ibu Menteri, hingga saat ini kami terus berupaya meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak. Melalui program-program strategis yang sudah dibangun,” ucapnya.
Program tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan perlindungan sosial. Ia juga menyampaikan bahwa melalui program Gratispol, BPJS untuk warga yang belum terakomodasi kini dijamin pemerintah.
“Kami bersyukur Ibu Menteri, kurang lebih 10 persen penduduk Kaltim yang belum diakomodir pelayanan kesehatannya. Sejak tahun ini kita jamin BPJS-nya,” jelasnya.
Hanya saja , Harum -sapaan akrabnya- mengakui persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. “Kita butuh dukungan semua pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri PPPA mengapresiasi Kaltim atas capaian dalam pembangunan responsif gender dan perlindungan anak. “Kita apresiasi ya, Kaltim sukses dan sudah meraih PPE. Ini merupakan komitmen yang kuat dari Pemprov Kaltim,” ungkapnya. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


