Dampak IKN, Pertamina Tingkatkan Keamanan Jalur Pipa Bawah Air

BusamID
Kejadian pipa bawah air bocor pada tahun 2018 lalu, yang kemudian menimbulkan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan (foto by Mongabay)

Balikpapan, Busam.ID – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan memperketat pengamanan jalur bawah yang berada di kawasan Teluk Balikpapan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas perairan di kawasan Teluk Balikpapan seiring dengan telah dimulainya tahapan pembangunan ibu kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

GM PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan Arafat Bayu Nugroho menjelaskan, salah satu fasilitas produksi utama dalam operasional kilang Unit Balikpapan adalah pipa bawah air yang berada di Teluk Balikpapan.
Pipa bawah air ini berfungsi mengirimkan minyak mentah dari Terminal Lawe-Lawe ke Kilang Balikpapan.

Saat ini Kilang Balikpapan sedang melaksanakan kegiatan pengembangan kilang. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas produksi kilang dari 260 ribu barrel per hari menjadi 360 ribu barrel per hari.

Bayu menjelaskan, semua pemangku kepentingan perlu berkaca pada musibah yang menimpa KPI Unit Balikpapan pada tahun 2018 yang lalu.

 “Kita perlu belajar dari pengalaman yang pernah terjadi. Selain melakukan perbaikan-perbaikan internal, kami perlu bekerja sama dengan stakeholder. Mari kita mendiskusikan apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi lagi,” kata Bayu, Kamis (1/12/22).

Teluk Balikpapan merupakan salah satu urat nadi perekenomian. Dalam rangka menyambut IKN, akan semakin banyak aktivitas di Teluk Balikpapan.

“Teluk Balikpapan merupakan milik bersama dan harus kita jaga bersama,” ajak Bayu.

Sementara Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz menerangkan, untuk menjaga keamanan dan operasional jalur pipa minyak bawah laut dari PPU ke Balikpapan, diperlukan sinergi pengamanan dari sisi laut. Tujuannya agar operasional kilang RU V dapat berjalan lancar dan aman.

“Semoga dapat menjaga ketahanan energi nasional serta dapat mendukung pembangunan IKN,” kata Rasyid.

Sedangkan, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Balikpapan Jusmin menuturkan, masyarakat diharapkan dapat mematuhi rambu-rambu yang dipasang oleh KSOP di perairan Teluk Balikpapan. Diantaranya agar jangan melakukan lego jangkar di pelabuhan area terlarang.

“Semoga kita semua dapat lebih bersinergi lagi, sehingga pengamanan pipa-pipa bawa laut Pertamina dapat berjalan dengan baik dan aman,” tutup Jusmin. (man)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *