Samarinda, Busam.ID – Borneo FC Samarinda dituntut menjaga fokus dan konsistensi saat menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League musim 2026/2027, Minggu (1/11/2026).
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan timnya telah melakukan persiapan dengan baik untuk menghadapi pertandingan tersebut. Meski PSIM tengah mengalami perubahan di sektor kepelatihan, Pesut Etam tidak ingin lengah.
Mauro menyebut timnya telah memanfaatkan waktu di Jakarta untuk melanjutkan latihan sekaligus mempelajari permainan calon lawan.
“Persiapannya bagus. Setelah pertandingan sebelumnya dengan Sleman, kami tinggal di Jakarta dan melanjutkan latihan. Kami juga menganalisis lawan,” ungkap Mauro dalam pre-match press conference, Sabtu (31/10/2026).
Ia menyadari PSIM berpotensi menghadirkan pendekatan permainan berbeda setelah kedatangan pelatih baru. Namun, hal itu tidak mengubah fokus Borneo FC untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan.
“Kami memahami mereka juga sedang dalam fase perubahan, mungkin dengan pelatih baru. Tapi kami harus fokus dan siap menghadapi apa pun yang bisa mereka tampilkan dalam pertandingan ini,” ujarnya.
Senada dengan sang pelatih, perwakilan pemain Borneo FC, Aditya Warman, menyampaikan tim telah menjalani persiapan dengan cukup baik.
“Kami sudah melakukan persiapan yang cukup baik dan siap bermain melawan PSIM,” kata Aditya.
Mauro juga mengakui November menjadi periode yang cukup berat bagi Borneo FC. Dengan jadwal yang padat dan perjalanan antarkota, menjaga kebugaran pemain menjadi perhatian utama staf pelatih.
Borneo FC diperkirakan akan menjalani delapan pertandingan sepanjang November. Situasi tersebut membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan agar seluruh skuad tetap berada dalam kondisi optimal.
“November akan menjadi bulan yang berat bagi kami. Namun, pada saat yang sama, ini juga memotivasi karena semua orang di sepak bola tentu ingin bermain dalam banyak pertandingan,” jelas Mauro.
Ia menambahkan, faktor geografis Indonesia turut menjadi tantangan, terutama ketika tim harus melakukan perjalanan jauh dengan jeda pertandingan yang singkat.
Meski begitu, Mauro menilai padatnya jadwal juga menjadi kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan menit bermain dan menunjukkan kemampuan mereka.
“Kami mencoba mempersiapkan semua pemain agar siap. Ketika mereka mendapat kesempatan, mereka bisa bermain dengan baik, memberikan respons yang bagus, dan membuat fans di Samarinda bangga,” ungkapnya.(Adit)
Editor: M Khaidir


