Samarinda, Busam.ID –Dampak dari kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang di Jalan Suryanata Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu mulai dirasakan masyarakat.
Sebagaimana dikeluhkan warga di sekitar lokasi kebakaran sampah tepatnya di Perumahan Sekumpul Kelurahan Bukit Pinang.
Dwi warga Peruamahan Sekumpul mengatakan, dia dan keluarganya merasakan dampak asap kebakaran ini sejak hari pertama kejadian (Minggu, 24/9/2023).
“Merasa tidak nyaman dan bau saat mencium asap dari kebakaran sampah itu karena kebetulan arah angin ke pemukiman kami. Kalau kejadian tahun lalu arah angin ke Perumahan Haji Sadri,” terangnya.
Dwi mengaku dampak asap terparah yakni pada malam hari. Kondisi kabut cukup pekat, membuat warga terpaksa mengurangi aktivitas di luar rumah.
“Tadi malam yang parah betul asapnya dan warga sekitar sempat ribut karena terganggu sekali oleh dampak kebakaran. Warga kemudian melarang anak-anak untuk bermain di luar rumah,” ucapnya.
Hal yang sama diungkapkan warga Perumahan Sekumpul lainnya, Budi (42) yang berharap, kebakaran sampah tersebut dapat segera tertangani.
“Polusi asap yang ditimbulkan berbahaya bagi kesehatan manusia, kalau mau beraktivitas diluar rumah terpaksa harus menggunakan masker,” terangnya.
Budi berharap selain kebakaran segera tertangani, Budi juga meminta peran Pemerintah Kota Samarinda untuk mencari solusi agar kebakaran sampah itu tidak terulang.
“Tidak lupa saya menyampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran sampah agar tetap bersemangat,” tutupnya. (Zul)
Editor : A Risa


