Samarinda, Busam.ID – Kepala Desa (Kades) Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, memiliki rencana besar untuk menjadikan desanya sebagai pusat pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan mayoritas penduduk sekitar 80 persen berprofesi sebagai petani dan luas lahan mencapai 800 hektare, Desa Rapak Lambur dinilai sangat potensial untuk menjadi lokasi utama dalam menyuplai kebutuhan pangan di Kukar dan sekitarnya.
“Kami percaya dengan luasan lahan yang dimiliki saat ini, Desa Rapak Lambur akan dapat menjadi pusat pertanian di Kabupaten Kukar,” ujar Yusuf, Kamis (7/11/2024).
Ia optimis, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, target tersebut bukanlah hal yang mustahil dicapai. Saat ini, kata Yusuf, sekitar 500 hektare lahan telah dikelola dengan hasil yang cukup menggembirakan. Sementara, sekitar 300 hektare lainnya masih dalam proses penggarapan dan diharapkan segera menyusul untuk menyokong produksi pangan di wilayah ini.
Menurut Yusuf, keberhasilan dalam memaksimalkan potensi pertanian di Desa Rapak Lambur tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, khususnya melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar. Dinas ini telah memberikan berbagai bantuan berupa alat-alat pertanian dan peningkatan fasilitas irigasi, yang dimulai sejak akhir tahun 2023. Langkah ini, kata Yusuf, menunjukkan perhatian pemerintah dalam mengoptimalkan sektor pertanian desa.
“Dukungan ini sangat diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian yang optimal. Dengan alat dan fasilitas yang semakin memadai, produktivitas pertanian akan lebih maksimal,” jelasnya.
Terakhir, Yusuf menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Pemkab Kukar, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta masyarakat Desa Rapak Lambur dapat terus berlanjut dan semakin kuat. Ia berharap keberhasilan ini akan membawa dampak positif, bukan hanya bagi ketahanan pangan daerah, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan warga desa sehingga perekonomian desa dapat berkembang pesat. (bing/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


