Balikpapan, Busam.ID – Ancaman lonjakan jumlah penduduk menjadi salah satu dampak yang dirasakan oleh Kota Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Lonjakan jumlah penduduk yang terjadi juga akan menaikan masalah sosial diantaranya anak jalanan (Anjal) yang kian marak di Kota Beriman.
“Memang pemindahan IKN memberikan dampak sosial kepada kota sekitar. Salah satunya kembali maraknya Anjal di Balikpapan,” kata Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Budi Liliono, Selasa (20/6/2023).
Ia menjelaskan, saat ini sudah banyak Anjal yang telah diamankan oleh Satpol PP. Selanjutnya Anjal tersebut di bawa ke Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan untuk dilakukan pendataan dan termasuk pembinaan lebih lanjut.
Pihaknya terus melakukan patroli di wilayah Balikpapan, sehingga jika ada Anjal yang ditemukan di jalan.
Maka pihaknya segara mengamankan Anjal tersebut, kemudian diserahkan ke Dinsos untuk diberikan pembinaan.
“Jadi setiap Anjal yang kita amankan langsung kita bawa ke Dinsos. Anjal yang saat ini diamankan kebanyakan dari luar daerah, serta ada juga dari Balikpapan,” terangnya.
Menurutnya, Anjal dari luar daerah saat ini sudah banyak yang dipulangkan, pihaknya tidak tahu berapa jumlah Anjal yang dipulangkan ke daerah asal itu. Sebab yang tahu pasti data Anjalnya adalah Dinsos.
“Anjal yang dipulangkan kebanyakan dari daerah pulau Jawa dan Sulawesi. Ya memang harus diakui pemindahan IKN akan memberikan dampak yang positif dan negatif,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk mengantisipasi Anjal terus marak di Balikpapan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di setiap simpang lampu merah di Balikpapan.
Pemantauan dilakukan menggunakan CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir








