Diskominfo Kaltim Kutuk Doksing, Tegaskan Komitmen Lindungi Jurnalis

Busam ID
Muhammad Faisal, foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan komitmen pemerintah dalam melawan praktik doksing yang kian mengancam kebebasan pers.

“Terkait doksing ya saya juga mengutuk perilaku seperti itu. Itu tidak baik. Ya memang harus kita perangi bersama-sama… Saya akan selalu ikut bersama dengan kawan-kawan (jurnalis),” tegas Faisal belum lama ini.

Doksing, yakni penyebaran data pribadi tanpa izin untuk mengintimidasi, dinilai Faisal sebagai bentuk kekerasan digital yang berpotensi merusak demokrasi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi dan meningkatkan literasi digital di masyarakat.

“Membiarkan kekerasan digital terhadap jurnalis sama saja dengan merusak ekosistem demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Faisal juga mengajak insan pers tetap semangat menjalankan tugas di tengah tekanan digital. “Kaltim masih membutuhkan jurnalis-jurnalis yang independen, kredibel, dan bisa bersama-sama membangun daerah ini. Mari kita terus bersemangat, jangan menyerah pada tekanan,” pesannya.

Ia mengungkap, Kaltim dua kali berturut-turut menempati peringkat satu nasional dalam Indeks Kemerdekaan Pers (2022–2023), berkat sinergi antara pemerintah dan media.

“Kalau ada sedikit reaksi, itu lumrah. Tapi mari kita hadapi bersama, bukan dengan amarah atau ketersinggungan berlebihan. Kita juga gak boleh tipis kuping,” tambahnya.

Ke depan, penguatan regulasi, edukasi digital, dan penegakan hukum jadi kunci menjaga ruang pers tetap aman dan bebas dari teror digital.(Adit/adv/diskominfokaltim)

Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *