DLH Samarinda Sosialisasikan Penutupan TPS di Depan Dewan Kaltim

Busam ID
Pemasangan spanduk sosialisasi rencana penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Teuku Umar (depan kantor DPRD Kaltim), Selasa (16/9/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda resmi melakukan sosialisasi rencana penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Teuku Umar, tepat di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan dekat Kantor PUPR Provinsi.

Plt Kepala DLH Samarinda, Suwarso, mengatakan sosialisasi dilakukan dengan pemasangan spanduk di lokasi, Selasa (16/9/2025). “Hari ini kita pasang spanduk bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan pihak Kelurahan Karanganyar.

Warga kami beri waktu satu minggu, dan di spanduk juga sudah kami umumkan alternatif pembuangan sampah di tiga titik, yakni Pasar Kedondong, Jalan Adam Malik, dan Jalan Nusyirwan Ismail,” ujarnya.
Ada beberapa alasan penutupan TPS tersebut.

Pertama, secara estetika lokasinya berada di jalan protokol dan kawasan perkantoran, sehingga dinilai kurang layak dilihat para tamu maupun masyarakat. Kedua, posisi TPS yang berada di tepi jalan besar dianggap rawan menimbulkan kemacetan dan membahayakan pengguna jalan maupun petugas kebersihan.

Ketiga, langkah ini sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi agar warga mulai membiasakan diri memilah sampah sebelum membuangnya.

“Kami juga mengantisipasi potensi penumpukan sampah di TPS alternatif. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, akan menyiapkan tambahan petugas serta armada di TPS Pasar Kedondong maupun Jalan Adam Malik. Semua sudah kami rencanakan agar tidak terjadi penumpukan sampah,” tegas Suwarso.

Rencana penutupan TPS ini mendapat dukungan dari masyarakat. Salah seorang warga Jalan Rapak Indah, Gani mengaku setuju langkah tersebut karena keberadaan TPS kerap mengganggu pengguna jalan dan menimbulkan bau tidak sedap. “Hanya saja kami berharap TPS Pasar Kedondong bisa diperluas agar sampah tidak meluber,” ucapnya.

Dengan penutupan bertahap dan sosialisasi yang terus digencarkan, DLH berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan dan wajah kota Samarinda tetap tertata rapi. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *