Balikpapan, Busam.ID – Satu unit excavator terperosok ke dalam parit di Jalan MT Haryono tepatnya di depan ruko MS Glow, Senin (10/4/2023). Excavator tersebut terperosok ke dalam parit saat mengerjakan pekerjaan untuk proyek pengendali banjir DAS Ampal.
Manager PT Fahreza Duta Perkasa Arif Wibosono memastikan, kejadian tersebut tidak akan menghambat proses pengerjaan yang dilakukan.
Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab eksavator tersebut hingga tepersok ke dalam parit.
“Ini saya baru tahu juga, karena kebetulan saat ini saya berada di luar kota,” ujarnya saat dihubungi via handphone seluler.
Meski demikian, dia mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan evakuasi sembari dilakukan perbaikan eksavator agar dapat beroperasi kembali.
Tak hanya itu, adanya kejadian tersebut ia pastikan tidak akan menghambat proses pengerjaan proyek.
“Insyaallah tak menjadi kendala yang berarti,” pungkasnya.
Untuk diketahui, hingga pengerjaan proyek pengendali banjir DAS Ampal yang sudah dikerjakan sejak September 2022 tersebut sangat minim.
Progres pekerjaannya diinformasikan baru mencapai 22 persen, masih mengalami minus berkisar 22 persen dari target yang diinginkan.
Proyek dengan nilai mencapai Rp 136 miliar tersebut ditargetkan selesai Desember 2023 ini. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir









