Samarinda, Busam.ID – Aktivitas truk PT Karya Kreasi Prima (KKP) di Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, membuat warga resah. Getaran kendaraan berat yang keluar-masuk kantor operasional perusahaan tepat di belakang permukiman menyebabkan dinding retak dan air merembes ke rumah.
Mulyati, salah seorang warga RT 7 Gang Amal mengaku, dampak tersebut sudah terasa sejak 3 tahun terakhir. “Sekarang banyak bagian yang retak dan air sering masuk ke ruang tamu kalau hujan,” ungkapnya, Jumat (24/10/2025).
Ia menambahkan, janji perbaikan dari perusahaan lewat beberapa pertemuan belum terealisasi. “Sudah 5 kali pertemuan, tapi setiap kali dijanjikan perbaikan cepat belum ada hasil. Makanya kami lapor ke Komisi III biar ada tindak lanjut,” bebernya.
Komisi III DPRD Samarinda pun melakukan inspeksi mendadak, Jumat (25/10/2025). Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, menegaskan persoalan tersebut harus diselesaikan secara menyeluruh.
“Pihak perusahaan sudah menunjuk lembaga konsultan untuk melakukan investigasi terhadap perbaikan yang ada di sana,” terangnya.
Sementara Manager PT KKP, Syamsiar Yamani memastikan, perusahaan akan tetap bertanggungjawab.
“PT KKP tetap bertanggungjawab terhadap perbaikan rumah warga. Kalau ada beberapa kali penundaan, itu hanya masalah teknis dan finansial,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir


