Samarinda, Busam.ID – Hotel Atlet di Jalan Wahid Hasyim 1, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, terbakar Rabu (18/6/2025) sekitar pukul 21.50 Wita. Api diduga berasal dari ruang shaft yang berisi saluran pipa utilitas dan kabel listrik di lantai 1, lalu menjalar hingga ke lantai delapan bangunan.
Beruntung, hotel yang sedang tidak beroperasi dan dalam keadaan kosong tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Insiden pertama kali diketahui oleh Risky Pratama, petugas keamanan Stadion Kadrie Oening, saat melakukan patroli dan melihat asap putih membumbung dari lantai atas hotel. Ia segera menuju lantai satu untuk mengecek kondisi, lalu mengaktifkan sistem hydrant hingga lantai lima.
“Saya nyalakan hydrant dari lantai satu sampai lima, sprinkler-nya menyala. Tapi lantai enam ke atas tidak berfungsi,” ungkap Risky.
Menurutnya, titik api bermula dari ruang shaft lantai satu dan menjalar melalui kabel ke lantai atas. Kepulan asap pekat menjadi kendala utama penanganan.
Tak lama kemudian, tim Posko 2 Disdamkar Kota Samarinda tiba di lokasi. Analis Kebakaran Ahli Pertama, Akhmad Imam Syahrani, menyebut ruang shaft yang tidak tertutup membuat asap cepat menjalar ke seluruh bangunan. “Kondisi shaft terbuka menyebabkan asap menjalar ke semua lantai,” jelas Imam.
Proses pemadaman memakan waktu sekitar satu jam hingga pukul 22.50 Wita. Disdamkar dan relawan mengerahkan 12 unit fire truck, 20 mesin portable, 10 lampu emergency, serta 20 ambulans untuk penanganan dan evakuasi.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Ia menegaskan akan ada evaluasi menyeluruh sebelum hotel kembali difungsikan, mengingat gedung tersebut sering digunakan untuk berbagai kegiatan berskala nasional.
“Kita akan evaluasi ulang, termasuk investigasi internal dan eksternal. Untuk perbaikan akan kita lakukan segera karena gedung ini banyak digunakan untuk even-even nasional,” ujar Rudy Mas’ud.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim pemadam kebakaran yang telah bergerak cepat mengendalikan situasi.
Saat ini, fokus tim gabungan adalah menetralkan sisa asap dari lantai satu hingga delapan serta memastikan keamanan instalasi gedung. (zul)
Editor: M Khaidi


