Jelang Demo 21 April, Kesbangpol Kaltim Kumpulkan OKP dan Ormas

Busam ID
Suasana kegiatan coffee morning bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berlangsung di Gedung Odah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (13/4/2026). Foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Menjelang rencana akan adanya demonstrasi besar-besaran oleh OKP dan LSM di Kaltim pada tanggal 21 April 2026 nanti di Kantor Gubernur Kaltim, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim langsung berinisiatif mengumpulkan OKP dan LSM tersebut di Gedung Odah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (13/4/2026).

Bertajuk kegiatan silaturahmi dan coffee morning, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesbangpol Kaltim Arih Franata Filifus Sembiring memgatakan dengan tegas, pihaknya membantah tudingan sengaja dikumpulkan untuk mengantisipasi demonstrasi itu.

“Kegiatan ini adlalah merupakan bagian dari agenda rutin pembinaan dan penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan ormas. Murni saya ingin berkenalan. Sekaligus menerima masukan dan saran ke pemerintah” ujarnya, Senin (13/4/2026.

Bahkan dia menyatakan akan ikut dengan aksi massa saat demonstrasi digelar nantinya. “Saya juga akan hadir bersama teman-teman yang ingin menyampaikan aspirasinya,” sampainya.
Terkait isu yang akan dibawa dalam aksi tersebut, Sembiring menyatakan, wajar ketika terdapat kalangan masyarakat yang merasa tak didengar oleh pemerintah.

Ia menegaskan pemerintah akan menampung semua aspirasi yang akan disamapaikan dalam aski tersebut. “Itu wajarlah, aspirasi tetap akan didengarkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, terkait isu uang transport, Sekretarias Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan mengakui, usulan pemberian dukungan tersebut memang sempat dibahas. Namun, pelaksanaannya belum dapat direalisasikan.

“Terkait informasi mengenai uang saku atau transport, memang kami usulkan sebagai pengganti biaya transport peserta. Namun dalam kondisi saat ini, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran, dukungan tersebut belum dapat diberikan,” tegasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengapresiasi kehadiran para peserta yang dinilai sebagai bagian dari kontribusi bersama dalam menjaga ruang dialog yang produktif antara pemerintah dan masyarakat. (adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *