Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diprediksikan Dorong Inflasi

Busam ID
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto by angkasa pura)

Balikpapan, Busam.ID – Kenaikan harga tiket pesawat menjelang perayaan hari raya Idul Fitri diprediksikan mendorong pertumbuhan Inflasi di Kota Balikpapan.

Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan
Bank Indonesia Balikpapan R. Bambang Setyo Pambudi mengatakan berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan, pada bulan Maret 2023 mengalami inflasi sebesar 0,6 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan Februari 2023 yaitu sebesar 0,31 persen (mtm).

Sementara secara tahunan, inflasi IHK Kota Balikpapan tercatat sebesar 5,51 persen (yoy), atau lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi nasional (4,97 persen yoy) dan lebih tinggi dibandingkan inflasi gabungan dua kota di Provinsi Kalimantan Timur (5,24 persen yoy).

Inflasi pada bulan laporan disebabkan oleh kenaikan harga pada kelompok tranportasi yang memberikan andil 0,32 persen. Inflasi pada kelompok ini didorong oleh kenaikan harga angkutan udara yang disebabkan oleh tingginya permintaan pada momen awal ramadan dan menjelang perayaan Idul Fitri.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai rawit akibat penurunan produksi di daerah sentra. Selain itu, inflasi juga terjadi pada komoditas beras di tengah stok yang relatif terbatas dan permintaan yang tinggi.

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami deflasi antara lain minyak goreng seiring dengan normalisasi pasokan. Serta jeruk yang mengalami penyesuaian harga dari pemasok.

Ke depan, beberapa faktor yang diperkirakan masih akan memberikan tekanan inflasi, diantaranya adalah masuknya periode ramadan dan menjelang Idul Fitri yang meningkatkan risiko naiknya permintaan terutama pada komoditas pangan.

“Permintaan komoditas angkutan udara menjelang libur Hari Raya Idul Fitri berpotensi untuk mendorong harga lebih tinggi, Adanya penyesuaian harga BBM Non Subsidi yang berpotensi untuk memberikan dampak lanjutan pada harga-harga komoditas utama,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (5/4/2023).

Ia menambahkan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan terus bersinergi dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, antara lain melalui pelaksanaan bazar murah TPID serta koordinasi program pengendalian inflasi yang terangkum dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
(Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *